Dunia hiburan Indonesia kembali dihebohkan dengan riuhnya perbincangan mengenai masa lalu aktris Aurelie Moeremans. Setelah merilis memoar bertajuk Broken Strings: Fragments of A Stolen Youth pada 10 Oktober 2025 lalu, kisah cinta pertamanya yang penuh gejolak dengan pesinetron Roby Tremonti kembali mencuat ke permukaan publik.
Buku tersebut, yang mengurai pengalaman traumatis Aurelie di masa remaja, secara implisit menyoroti sosok yang diduga kuat adalah Roby Tremonti, disamarkan dengan nama “Bobby”.
Baca Juga: Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Viral: Simak Sinopsis & Link Download Gratis
Pertemuan di Lokasi Syuting dan Benih Asmara Remaja
Kisah Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti berawal sekitar tahun 2008 atau 2009. Kala itu, Aurelie yang masih berusia belia, sekitar 15 tahun, bertemu dengan Roby di sebuah lokasi syuting iklan.
Dari pertemuan profesional itu, benih-benih asmara mulai tumbuh, sering disebut sebagai “cinta lokasi”. Namun, perbedaan usia yang cukup jauh—Roby saat itu dilaporkan berusia 28 atau awal 30-an—menjadi ganjalan besar bagi orang tua Aurelie.
Penolakan keras datang dari pihak keluarga Aurelie. Ibunda Aurelie, yang sangat khawatir akan kondisi putrinya yang masih sangat muda, bahkan sempat meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Perlindungan Anak. Mereka menilai Aurelie belum siap secara usia maupun mental untuk menjalin hubungan serius.
Meskipun menghadapi penolakan kuat dari keluarga, hubungan Aurelie dan Roby tetap berlanjut. Puncaknya, pada tahun 2011, keduanya dikabarkan sempat melangsungkan pernikahan tanpa restu dan kehadiran keluarga Aurelie. Pernikahan ini menjadi sangat kontroversial. Ibunda Aurelie menuding Roby telah memengaruhi dan memanipulasi putrinya.
Roby Tremonti, dalam berbagai kesempatan, bersikeras mengakui bahwa ia pernah menikah siri dengan Aurelie Moeremans. Ia mengklaim pernikahan itu sah meskipun tidak dicatat secara sipil karena kendala restu orang tua.
“Ya kan ramai orangtuanya enggak setuju,” jawab Roby singkat saat disinggung Feni Rose dalam sebuah program, seperti dikutip dari unggahan Instagram @rumpi_ttv pada Sabtu (25/1/2025).
Namun, versi cerita Aurelie jauh berbeda. Pada tahun 2020, ia membuat video klarifikasi yang secara tegas membantah status janda yang sempat disematkan kepadanya.
“Ini terakhir kali aku membahas masa lalu yang kelam itu. Jadi, ya jelas aku enggak pernah menikah, aku bukan janda,” ucap Aurelie.
Aurelie kemudian menjelaskan bahwa ia pernah menemui seorang pastor di Gereja Katedral Bogor untuk mengadukan perihal surat pernikahan yang dikeluarkan oleh sebuah gereja di Cibinong.
Menurutnya, pastor di gereja tersebut mengakui bahwa surat pernikahan itu tidak sah. Aurelie juga menunjukkan sebuah dokumen “Status Liber” yang menyatakan bahwa ia tidak pernah terikat pernikahan apa pun secara Katolik.
“Intinya aku enggak pernah menikah dan aku enggak punya ikatan pernikahan apa pun,” tutur Aurelie sambil menunjukkan surat tersebut. Dengan demikian, ia menegaskan bahwa pernikahan pertamanya adalah dengan Tyler Bigenho pada tahun 2024.
Akhir Hubungan dan Luka yang Tertinggal
Hubungan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti akhirnya kandas pada tahun 2013, setelah Aurelie dilaporkan kembali ke rumah orang tuanya. Masa-masa tersebut digambarkan Aurelie sebagai periode yang sulit.
Ia merasa “tak bebas” dan “terkekang”, bahkan tidak leluasa untuk bertemu dengan teman-temannya. Aurelie menjelaskan, perubahan sikap Roby yang tak semanis ketika awal pacaran menjadi pemicu keretakan.
Tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga sempat mencuat dari pihak Aurelie, meski Roby membantah tudingan tersebut. Lebih lanjut, Aurelie juga pernah mengungkap pengalaman tidak menyenangkan lainnya.
Ia menyebut sang mantan sempat melontarkan ancaman saat dirinya menolak ajakan untuk melakukan hubungan intim.
“OMG itu pas pacaran sama aku, dia waktu itu ngerasa keren banget ada peserta (artis senior gitu) yang minta nomor dia abis shooting, terus pas berantem sama aku, dia ngancam mau bobo sama artis senior itu aja karena aku ga ngasih,” ungkap Aurelie Moeremans, memicu perhatian warganet dan diskusi luas soal batasan dalam hubungan.
Gema ‘Broken Strings’ dan Respons Roby Tremonti
Setelah bertahun-tahun berlalu, Aurelie Moeremans akhirnya memberanikan diri menuangkan pengalaman pahitnya dalam buku Broken Strings. Buku yang dirilis pada Oktober 2025 ini seketika menarik perhatian publik, terutama karena kisah “Bobby” yang kuat dugaan merujuk pada Roby Tremonti.
Aurelie menulis buku ini sebagai bentuk healing atau penyembuhan diri.
“Awalnya aku sama sekali tidak berniat menjadikannya buku. Aku menulis untuk diriku sendiri, sebagai cara untuk healing, tapi setelah suamiku membaca, dia meyakinkanku bahwa cerita ini terlalu penting untuk disimpan sendiri dan bisa membantu banyak orang,” ungkap Aurelie Moeremans, seperti dilansir dari detikcom.
Baca Juga: Kisah Aurelie Moeremans Sembuh dari Child Grooming, Temukan Bahagia Bersama Tyler Bigenho
Mengingat detail-detail masa lalu yang menyakitkan bukan hal mudah baginya. “Mengingat detail-detail itu tidak mudah dan cukup menyakitkan, tapi justru proses itu menjadi bagian dari penyembuhan,” tuturnya. Ia bahkan sempat ingin berhenti menulis karena terlalu berat, namun teringat alasan awalnya untuk jujur pada diri sendiri.
Menanggapi sorotan publik yang kembali tertuju padanya pasca-rilis buku Aurelie, Roby Tremonti angkat bicara. Ia membantah tudingan child grooming dan merasa kredibilitasnya dihancurkan.
“Tujuan sumber tersebut jelas mau membuat kredibilitas saya hancur, a.k.a cancel culture,” tulis Roby. Ia juga meminta publik untuk tidak mudah terpancing menyebarkan informasi yang belum terbukti.
“Tolong cek dulu rekam jejak digital internet dan bukti-bukti untuk hal yang dituduhkan dari sumber tersebut,” tambahnya, seperti dilansir dari BITV Online.
Roby juga mengungkapkan bahwa ia merasa “16 tahun gue diinjak-injak” dan siap menempuh jalur hukum untuk membela diri. Kontroversi semakin memanas ketika Roby Tremonti dikabarkan mengancam presenter Hesti Purwadinata karena mendukung Aurelie Moeremans.
Kilas balik hubungan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, yang kembali mencuat lewat memoar Broken Strings, menjadi pengingat akan kompleksitas dan dampak jangka panjang dari sebuah hubungan yang dimulai di usia belia.
Bagi Aurelie, ini adalah bagian dari perjalanan penyembuhan dan keberanian untuk berbagi kisah demi membantu orang lain yang mungkin mengalami hal serupa. Sementara bagi publik, kisah ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya dukungan keluarga, validitas pernikahan, dan keberanian untuk bersuara.
Ikuti Ihram.co.id
