— Jakarta LavAni terus menunjukkan dominasinya dalam Proliga 2026 sektor putra. Tim asuhan pelatih David Lee tersebut kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan sempurna 21 poin dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni. Keberhasilan ini mengukuhkan status LavAni sebagai tim yang sulit dikejar oleh para pesaingnya di musim ini.

Performa konsisten LavAni terbukti dengan catatan tujuh kemenangan tanpa balas. Dalam pertandingan terakhirnya, tim ini berhasil menundukkan Garuda Jaya dengan skor telak 3-0, melalui set 25-15, 25-23, dan 25-19. Kemenangan ini semakin memperlebar jarak poin dengan tim-tim di bawahnya, menegaskan ambisi mereka untuk meraih gelar juara.

Update Klasemen Proliga 2026 Putra

PosTim PutraMenangKalahPoin
1Jakarta LavAni7021
2Jakarta Bhayangkara Presisi4313
3Jakarta Garuda Jaya235
4Surabaya Samator235
5Medan Falcons Tirta Bhagasasi061

Dominasi LavAni di Puncak Klasemen

Hingga Sabtu (8/2/2026), Jakarta LavAni memimpin klasemen dengan 21 poin yang diraih dari tujuh kemenangan. Catatan ini menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Proliga 2026 putra. Keunggulan ini tidak hanya dari segi poin, tetapi juga menunjukkan kekuatan tim dalam setiap pertandingan yang dijalani.

Di posisi kedua, terdapat Jakarta Bhayangkara Presisi yang mengumpulkan 13 poin dari empat kemenangan dalam tujuh pertandingan. Meskipun menunjukkan performa yang baik, Bhayangkara Presisi masih tertinggal cukup jauh dari LavAni. Tim ini menjadi tim kedua yang dipastikan lolos ke babak final four Proliga 2026, menyusul LavAni yang telah lebih dulu mengamankan tiket.

Persaingan di Papan Tengah dan Bawah

Persaingan ketat terjadi di papan tengah klasemen. Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya sama-sama mengoleksi lima poin. Kedua tim ini masih berjuang untuk mengamankan posisi yang lebih baik dan memiliki peluang untuk lolos ke final four, meski harus bekerja keras menghadapi tim-tim yang lebih mapan.

Sementara itu, tim-tim seperti Medan Falcons Tirta Bhagasasi masih berjuang untuk meraih poin. Tim yang diperkuat Fahri Septian ini tercatat belum mampu meraih kemenangan dalam enam laga yang telah dijalani, sehingga masih tertahan di dasar klasemen dengan satu poin. Situasi ini membuat peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya semakin menipis.

Rekor Sempurna dan Target Juara

Pelatih Jakarta LavAni, David Lee, menyatakan rasa syukurnya atas performa timnya. “Kami bersyukur, alhamdulillah diberikan kemenangan,” ujarnya, mengomentari keberhasilan timnya mempertahankan rekor sempurna. Ia juga menyoroti bahwa timnya belum bisa membuat variasi serangan yang komplet, namun tetap optimis dengan hasil yang diraih.

Salah satu pemain Garuda Jaya, yang tidak disebutkan namanya, mengakui keunggulan LavAni. “Mungkin karena kami kalah senior dari LavAni,” tuturnya, sebagai salah satu faktor kekalahan timnya. Pengakuan ini menunjukkan pengakuan terhadap pengalaman dan kualitas pemain LavAni yang dinilai lebih matang.

Dengan rekor tak terkalahkan dan koleksi poin yang solid, Jakarta LavAni semakin menunjukkan diri sebagai kandidat kuat juara Proliga 2026. Fokus tim kini adalah mempertahankan performa apik ini hingga akhir kompetisi dan mewujudkan target untuk meraih gelar juara.