Ihram.co.id — Kemenangan tipis Arsenal 3-2 atas Chelsea pada leg pertama semifinal Carabao Cup di Stamford Bridge menyisakan perdebatan hangat. Fokus utama tertuju pada gol pembuka yang dicetak oleh Ben White, yang tetap disahkan wasit meski terdapat pemain Arsenal lain dalam posisi offside.
Perbandingan dengan Gol Antoine Semenyo
Situasi ini sekilas menyerupai insiden dalam laga Manchester City kontra Newcastle United sehari sebelumnya. Kala itu, gol Antoine Semenyo dianulir karena Erling Haaland berdiri di depan gawang dalam posisi offside saat kiper sudah meninggalkan posisinya.
Namun, keputusan berbeda diambil dalam laga Derby London ini. Meski Viktor Gyokeres berada di area depan gawang saat Ben White melepaskan tandukan, wasit dan VAR tetap memberikan gol tersebut bagi tim tamu.
Alasan Gol Ben White Dinyatakan Sah
Melansir laporan dari Mirror, gol Ben White dinilai sah karena pergerakan Viktor Gyokeres dianggap tidak memenuhi kriteria pelanggaran offside aktif. Berikut adalah poin-poin pertimbangannya:
- Gyokeres dinilai tidak mengganggu pandangan atau pergerakan kiper lawan secara langsung.
- Posisi Gyokeres tidak cukup dekat dengan bola saat Ben White melakukan eksekusi.
- Pemain asal Swedia tersebut tidak melakukan gerakan tambahan yang memengaruhi upaya penyelamatan pemain Chelsea.
Menatap Leg Kedua di Emirates Stadium
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Mikel Arteta sebelum menjamu Chelsea di Emirates Stadium. Pertandingan leg kedua dijadwalkan berlangsung pada 4 Februari mendatang pukul 03.00 WIB.
Sesuai regulasi, jika agregat skor berakhir imbang di waktu normal pada leg kedua nanti, pertandingan akan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
Ikuti Ihram.co.id
