Ihram.co.id — Striker Inter Milan, Lautaro Martinez, terus menorehkan sejarah dalam kariernya bersama klub. Pada pertandingan Serie A melawan Cremonese pada Senin (2/2/2026), penyerang asal Argentina ini berhasil mencetak gol ke-170 untuk Nerazzurri, yang sekaligus membawanya semakin dekat dengan rekor legenda klub.
Gol tersebut menjadi krusial bagi Inter Milan dalam upaya mereka mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A. Kemenangan 2-0 atas Cremonese ini tidak hanya memperkokoh posisi Inter sebagai pemuncak liga, tetapi juga menegaskan peran vital Lautaro Martinez sebagai mesin gol utama tim asuhan Cristian Chivu dalam perburuan gelar musim ini.
Dekati Rekor Roberto Boninsegna
Gol ke-170 yang dicetak Lautaro Martinez dalam laga tersebut menempatkannya hanya selisih satu gol dari Roberto Boninsegna, yang saat ini menduduki peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter Milan. Boninsegna telah mencetak 171 gol untuk klub.
Posisi puncak daftar pencetak gol terbanyak Inter Milan masih ditempati oleh Giuseppe Meazza dengan 284 gol, diikuti oleh Alessandro Altobelli di peringkat kedua dengan 209 gol. Dengan torehan 170 golnya, Lautaro Martinez semakin mendekati pencapaian kedua legenda tersebut.
Pemain berusia 28 tahun ini menunjukkan performa impresif dalam beberapa pertandingan terakhir. Lautaro telah mencetak 10 gol dalam 13 pertandingan liga terakhirnya, yang secara total membawanya mengoleksi 128 gol di Serie A. Ia juga hanya terpaut 10 gol dari Benito Lorenzi, yang menempati urutan kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak Inter Milan di Serie A.
Momen Emosional di Lapangan
Gol pembuka keunggulan Inter Milan dicetak oleh Lautaro Martinez melalui sundulan pada menit ke-16, memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Setelah merayakan golnya bersama rekan setim, Lautaro sempat mengangkat kausnya untuk menampilkan pesan ucapan selamat ulang tahun bagi putrinya, menciptakan momen emosional di tengah pertandingan. Gol ini menjadi gol ke-170-nya untuk Inter Milan.
Piotr Zielinski kemudian menggandakan keunggulan Inter Milan pada menit ke-31 melalui tendangan keras dari jarak sekitar 30 meter. Tendangan Zielinski yang terdefleksi sedikit mengubah arah bola sehingga mengecoh kiper Cremonese, Emil Audero.
Insiden di Babak Kedua
Pertandingan sempat mengalami penundaan selama tiga menit di awal babak kedua akibat insiden pelemparan suar dari tribun pendukung tim tamu yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero. Meskipun Audero mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan, ia dilaporkan mengalami luka di kaki kanannya dan mengalami gangguan pendengaran pada telinga kanannya akibat insiden tersebut.
Kemenangan atas Cremonese ini membuat Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan yang berada di posisi kedua.
Ikuti Ihram.co.id
