— Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa Unai Simon tetap menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang timnas. Pernyataan ini disampaikan di tengah perdebatan mengenai performa kiper dan juga absennya Joan Garcia yang mengalami cedera.

De la Fuente menekankan bahwa ia memiliki kepercayaan penuh pada Unai Simon, yang dianggapnya sebagai kiper terbaik yang dimiliki Spanyol saat ini. Absennya Joan Garcia, yang baru saja dipanggil ke timnas senior namun harus menepi karena masalah cedera, tidak akan mengubah status Simon sebagai kiper nomor satu.

Kepercayaan Penuh pada Unai Simon

Luis de la Fuente menyatakan bahwa skuad timnas Spanyol memiliki empat penjaga gawang terbaik di dunia, dan keputusan siapa yang akan bermain selalu berdasarkan situasi dan kebutuhan tim. “Kami memiliki empat dari sepuluh kiper terbaik dunia. Kami tidak akan salah memilih, siapa pun yang bermain,” ujar De la Fuente, dilansir dari DAZN News MX. Pernyataan ini memperjelas posisinya yang tidak akan terpengaruh oleh isu atau perdebatan di luar lapangan.

Unai Simon sendiri telah menunjukkan performa yang konsisten, terutama selama kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia berhasil mencatatkan lima kali clean sheet dari enam pertandingan, hanya kebobolan dua gol. Catatan ini menempatkannya di posisi teratas dalam hal jumlah nirbobol di fase kualifikasi tersebut. Keandalannya dalam mengamankan gawang dan kemampuannya dalam distribusi bola menjadi faktor penting bagi gaya permainan Spanyol yang mengandalkan kontrol permainan.

Cedera Joan Garcia Jadi Cobaan

Sementara itu, Joan Garcia, yang baru saja mendapatkan panggilan pertamanya ke timnas senior Spanyol, harus menghadapi kenyataan pahit. Ia dilaporkan mengalami cedera pada paha bagian dalam sesaat sebelum pertandingan persahabatan melawan Serbia pada 27 Maret 2026. Cedera ini membuatnya harus dicoret dari skuad dan menunda debutnya di timnas senior. Garcia sebelumnya telah menunjukkan performa impresif bersama Barcelona, mencatatkan 15 clean sheet dalam 36 pertandingan di berbagai kompetisi musim 2025/2026.

Absennya Garcia menjadi pukulan tersendiri, terutama mengingat ia baru saja dipanggil untuk pertama kalinya ke skuad senior. Pelatih De la Fuente sendiri sempat menyatakan ketertarikannya pada Garcia, yang dianggap memiliki masa depan cerah. “Dia adalah kiper hebat, kami tidak baru mengetahuinya; dia telah menjadi pemain internasional U-21 selama lima tahun. Dia dapat berkontribusi pada lingkungan tim yang positif, etos kerja yang kuat, kerja sama tim, dan kemampuan untuk mendorong orang lain,” ujar De la Fuente mengenai Garcia saat pemanggilan skuad.

Persaingan di Lini Kiper Spanyol

Persaingan di posisi penjaga gawang timnas Spanyol memang sangat ketat. Selain Unai Simon dan Joan Garcia, ada pula nama-nama seperti David Raya dan Álex Remiro yang juga memiliki kualitas mumpuni. David Raya, yang bermain untuk Arsenal, tampil gemilang di Liga Primer Inggris. Sementara itu, Álex Remiro juga menjadi pilihan reguler di klubnya.

Meskipun demikian, De la Fuente terus menekankan bahwa semua kiper yang dipanggil memiliki kualitas untuk menjadi starter. Ia juga menyatakan bahwa keputusan akhir akan selalu didasarkan pada performa pemain dan kebutuhan tim dalam setiap pertandingan. “Kami akan memutuskan apakah perlu mengganti kiper atau tidak, tetapi kami tidak akan membuat kesalahan,” tegasnya.

Jelang Piala Dunia 2026

Panggilan skuad terbaru ini merupakan kesempatan terakhir bagi para pemain untuk menunjukkan performa terbaik mereka sebelum Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada Juni 2026. De la Fuente telah memanggil 27 pemain untuk pertandingan persahabatan melawan Serbia dan Mesir. Pemain seperti Cristhian Mosquera, Ander Barrenetxea, dan Víctor Muñoz juga mendapatkan panggilan pertama mereka ke timnas senior.

Dengan pengalaman dan performa yang telah ditunjukkannya, Unai Simon diprediksi akan tetap menjadi pilihan utama De la Fuente di bawah mistar gawang Spanyol. Kepercayaan pelatih terhadap Simon, ditambah dengan konsistensinya, menjadi fondasi yang kuat bagi timnas Spanyol dalam menghadapi turnamen besar mendatang.