— Sevilla secara resmi mengumumkan penunjukan Luis Garcia Plaza sebagai pelatih kepala tim utama hingga akhir musim 2026/2027. Keputusan ini diambil menyusul pemecatan pelatih sebelumnya, Matías Almeyda, akibat rentetan hasil minor yang membuat klub terancam degradasi dari La Liga. Garcia Plaza, yang telah berpengalaman menangani berbagai klub di Spanyol, diharapkan dapat segera membalikkan keadaan dan mengamankan posisi Sevilla di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

Penunjukan Luis Garcia Plaza ini diumumkan pada Selasa, 25 Maret 2026, sehari setelah klub memecat Matías Almeyda. Almeyda harus meninggalkan jabatannya setelah Sevilla menelan kekalahan 0-2 dari Valencia pada Sabtu lalu, yang membuat tim kini menduduki peringkat ke-15 klasemen La Liga. Dengan 31 poin dari 29 pertandingan, Sevilla hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi.

Era Baru Dimulai di Bawah Garcia Plaza

Luis Garcia Plaza, yang berusia 53 tahun, sebelumnya tidak memiliki klub sejak dipecat oleh Deportivo Alavés pada Desember 2024. Namun, ia membawa pengalaman luas di kancah La Liga, pernah mengarsiteki klub-klub seperti Levante, Getafe, Villarreal, Mallorca, dan Alavés. Selama kariernya, Garcia Plaza telah memimpin Levante, Mallorca, dan Alavés meraih promosi ke La Liga. Ia juga pernah berkarier di luar Spanyol, melatih Beijing Renhe di Tiongkok dan Al-Shabab di Arab Saudi.

Sevilla FC menyatakan dalam rilis resminya bahwa kesepakatan telah tercapai dengan pelatih kelahiran Madrid tersebut. Kontrak Garcia Plaza berlaku hingga 30 Juni 2027. Tugas utamanya adalah untuk memastikan Sevilla bertahan di La Liga musim ini dan meningkatkan performa tim di sisa pertandingan yang krusial.

Almeyda Dipecat Akibat Hasil Buruk

Matías Almeyda, yang ditunjuk musim ini, harus mengakhiri masa baktinya setelah memimpin tim dalam 32 pertandingan kompetitif, termasuk 29 di La Liga dan tiga di Copa del Rey. Kekalahan dari Valencia menjadi puncak dari performa yang tidak memuaskan. Sebelumnya, Almeyda juga tengah menjalani hukuman larangan mendampingi tim dari pinggir lapangan selama tujuh pertandingan akibat konfrontasi dengan ofisial pertandingan dalam laga melawan Alavés.

Selama masa kepelatihannya yang berlangsung selama 265 hari, Almeyda mencatat 10 kemenangan, 7 imbang, dan 15 kekalahan. Persentase kekalahan di liga tercatat sebesar 48,3%, menempatkannya sebagai salah satu pelatih dengan persentase kekalahan tertinggi dalam sejarah Sevilla di La Liga.

Tantangan Berat di Sisa Musim

Luis Garcia Plaza akan segera memulai tugasnya. Pertandingan pertamanya sebagai pelatih Sevilla dijadwalkan akan berlangsung tandang melawan Oviedo pada 5 April 2026, diikuti dengan pertandingan kandang melawan Atlético Madrid pada pekan berikutnya. Ia mewarisi tim yang tengah berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi.

Klub berharap pengalaman yang dimiliki Garcia Plaza dapat membawa stabilitas dan perbaikan bagi tim dalam sembilan pertandingan tersisa di liga. Sevilla, yang belum pernah memenangkan trofi domestik Spanyol sejak Copa del Rey 2010, memiliki sejarah gemilang di kompetisi Eropa dengan tujuh kali menjuarai Piala UEFA dan Liga Europa sejak 2006. Namun, fokus utama saat ini adalah mengamankan status mereka di La Liga.

“Saya tahu situasinya tidak seperti yang kita semua inginkan, tetapi yakinlah bahwa dengan kerja keras para pemain, antusiasme staf pelatih baru, dan yang terpenting, dukungan (dari para penggemar), kita akan membalikkan keadaan dan mencapai tujuan akhir kita,” ujar Garcia Plaza dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilaporkan oleh.