Ihram.co.id — Kekecewaan menyelimuti skuad muda Ajax Amsterdam, khususnya Joeri Heerkens, setelah Maarten Paes dipercaya tampil sebagai kiper utama dalam pertandingan Eredivisie melawan NEC Nijmegen pada Minggu (22/2/2026).
Keputusan pelatih Fred Grim memilih Paes, yang baru direkrut pada bursa transfer Januari, membuat Heerkens, kiper ketiga tim, merasa kecewa karena tidak mendapatkan kesempatan debutnya.
Maarten Paes melakoni debutnya bersama Ajax dalam laga tersebut, yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Debutnya ini terjadi menyusul cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dialami oleh kiper utama, Vitezslav Jaros, yang diprediksi akan absen hingga akhir musim. Cedera Jaros membuka pintu bagi Paes untuk unjuk gigi, namun hal ini justru memunculkan rasa frustrasi bagi Joeri Heerkens.
Kekecewaan Joeri Heerkens
Joeri Heerkens, yang merupakan pemain muda berusia 19 tahun, mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak dipilih sebagai kiper utama menggantikan Jaros. Ia berharap setelah cedera yang menimpa Jaros, kesempatan itu jatuh padanya. Namun, Fred Grim lebih memilih Paes, yang baru bergabung dari FC Dallas.
“Tentu saja Anda kecewa, karena pilihan itu tidak jadi milik Anda, tetapi bagi saya, yang penting adalah melakukan apa yang sudah saya lakukan selama beberapa bulan terakhir di Jong Ajax,” ujar Heerkens kepada ESPN, seperti dilansir dari Voetbalprimeur.
Heerkens, yang lahir di Republik Ceko, tetap optimistis bahwa kesempatannya akan datang. “Kesempatan itu akan datang dengan sendirinya,” katanya menambahkan. Pemain berusia 19 tahun itu yakin dapat bersaing di tim senior dan telah terbiasa menghadapi kekecewaan dalam kariernya.
“Saya sudah mengalami begitu banyak kekecewaan dalam karier saya sehingga saya bisa menanganinya. Saya terus bekerja keras dan menunjukkannya di Jong. Kesempatan itu akan datang dengan sendirinya,” tutur Heerkens.
Debut Maarten Paes yang Penuh Aksi
Pertandingan debut Maarten Paes bersama Ajax melawan NEC Nijmegen berakhir dengan skor imbang 1-1. Meskipun gagal meraih kemenangan dan clean sheet, Paes menampilkan performa yang solid. Ia tercatat melakukan tujuh penyelamatan krusial sepanjang pertandingan, yang beberapa kali berhasil menggagalkan peluang emas lawan.
Gol pembuka Ajax dicetak oleh Mika Godts pada menit ke-39. Namun, NEC Nijmegen berhasil menyamakan kedudukan melalui Darko Nejasmic pada menit ke-57. Salah satu momen krusial dalam debut Paes terjadi di menit akhir pertandingan, di mana ia berhasil menepis sundulan keras yang berpotensi menjadi gol kemenangan bagi NEC.
Konteks Transfer dan Cedera
Maarten Paes bergabung dengan Ajax pada Januari 2026, didatangkan dari klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas. Kepindahannya ke Ajax menandai kembalinya ia ke Belanda setelah sebelumnya pernah bermain untuk FC Utrecht. Keputusan Ajax merekrut Paes merupakan langkah antisipasi setelah mengetahui potensi absennya Vitezslav Jaros yang mengalami cedera ACL.
Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool, mengalami cedera lutut parah saat sesi latihan tiga hari sebelum pertandingan melawan NEC. Cedera ini dipastikan mengakhiri musimnya lebih cepat dan memaksa Ajax mencari pengganti segera. Paes, yang memiliki pengalaman bermain di Eredivisie sebelum ke Amerika Serikat, serta rekam jejaknya bersama Timnas Indonesia, dinilai sebagai pilihan yang tepat oleh pelatih Fred Grim.
Ambisi Ajax di Sisa Musim
Hasil imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen menjadi catatan kurang memuaskan bagi Ajax, terutama mengingat ambisi mereka untuk finis di posisi kedua klasemen Eredivisie demi mengamankan tiket Liga Champions. Saat ini, Ajax berada di peringkat keempat dengan koleksi 43 poin, sama dengan NEC di peringkat ketiga, namun kalah selisih gol.
Maarten Paes mengakui kekecewaan atas hasil tersebut. “Ketika Anda adalah Ajax, Anda harus selalu mengalahkan NEC di kandang,” ujar Paes. Ia juga menyadari bahwa ritme pertandingannya masih belum optimal karena minimnya menit bermain sebelumnya.
“Secara pribadi pertandingan saya berjalan cukup baik. Ada beberapa kesalahan kecil, tetapi saya berusaha tetap tenang meski langsung dihadapkan pada situasi yang tidak mudah,” tambahnya.
Absennya Jaros dan performa yang belum optimal dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi tantangan tersendiri bagi Ajax di sisa musim. Peran Paes kini menjadi krusial dalam upaya tim untuk meraih target yang telah ditetapkan, terutama dalam persaingan ketat memperebutkan posisi teratas klasemen Eredivisie.
Ikuti Ihram.co.id
