— Manajer pembalap Turki, Toprak Razgatlioglu, menargetkan anak asuhnya mampu melampaui performa Fabio Quartararo sebagai pembalap tercepat Yamaha pada musim MotoGP 2026. Target tersebut disampaikan oleh sang manajer, Kenan Sofuoglu, yang ingin melihat Razgatlioglu menjadi tolok ukur baru bagi motor Yamaha di kelas utama.

Ambisi tersebut muncul di tengah upaya Yamaha untuk kembali kompetitif setelah beberapa musim terakhir menghadapi tantangan performa di MotoGP.

Quartararo Masih Jadi Tolok Ukur Yamaha

Dalam beberapa musim terakhir, Fabio Quartararo menjadi pembalap paling konsisten di kubu Yamaha. Juara dunia MotoGP 2021 itu bahkan tampil dominan dibandingkan rekan setimnya pada musim sebelumnya.

Pada musim terakhir dengan konfigurasi mesin inline-four yang digunakan Yamaha, Quartararo berhasil mengumpulkan 201 poin sepanjang musim. Sementara tiga pembalap Yamaha lainnya hanya mampu meraih total gabungan 190 poin.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa Quartararo masih berada di level berbeda dibandingkan pembalap Yamaha lainnya dalam hal performa dan konsistensi.

Namun kehadiran Razgatlioglu, yang merupakan tiga kali juara dunia World Superbike, diyakini dapat memberikan tantangan baru di internal Yamaha.

Adaptasi Razgatlioglu di MotoGP Masih Berjalan

Pada seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, Quartararo kembali menjadi pembalap Yamaha terbaik. Meski demikian, hasil keseluruhan tim masih jauh dari memuaskan karena seluruh pembalap Yamaha hanya mampu finis di posisi 14 hingga 18.

Dalam sesi kualifikasi, Razgatlioglu terpaut sekitar setengah detik dari Quartararo. Pada balapan utama, ia menyelesaikan lomba dengan selisih lebih dari delapan detik di belakang pembalap asal Prancis tersebut.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Razgatlioglu masih berada dalam fase adaptasi terhadap karakter motor MotoGP yang sangat berbeda dengan motor Superbike yang sebelumnya ia gunakan.

Meski demikian, banyak pihak menilai bahwa potensinya sangat besar jika ia mampu menyesuaikan gaya balapnya dengan motor Yamaha YZR-M1.

Ambisi Jadi Pembalap Yamaha Tercepat

Jurnalis balap motor Dennis Noyes mengungkapkan bahwa Razgatlioglu dan Sofuoglu memiliki target jelas: menjadikan pembalap Turki tersebut sebagai pembalap Yamaha tercepat sebelum musim 2026 berakhir.

Ambisi tersebut bahkan diyakini sejalan dengan keinginan manajemen Yamaha yang tengah mencari pemimpin baru dalam proyek MotoGP mereka.

Selama beberapa tahun terakhir, Quartararo menjadi wajah utama Yamaha di kelas utama. Namun sejumlah laporan di paddock menyebutkan bahwa masa depan pembalap Prancis tersebut di Yamaha tidak sepenuhnya pasti.

Rumor Kepindahan Quartararo

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Quartararo berpotensi meninggalkan Yamaha setelah kontraknya berakhir dan bergabung dengan Honda mulai musim 2027.

Jika skenario tersebut benar-benar terjadi, Yamaha perlu menyiapkan sosok baru untuk memimpin pengembangan motor mereka.

Razgatlioglu dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi peran tersebut. Selain itu, Yamaha juga disebut-sebut mengincar Jorge Martin sebagai pembalap bintang baru mereka di masa depan.

Di sisi lain, pembalap seperti Alex Rins juga dikabarkan berpotensi meninggalkan Yamaha, sementara Jack Miller dinilai memainkan peran penting sebagai pembalap pengembangan bagi tim satelit.

Kesempatan Tes Tambahan di Jerez

Razgatlioglu juga mendapatkan kesempatan tambahan untuk mempercepat proses adaptasinya melalui sesi tes resmi di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Dalam pengujian tersebut, Yamaha bersama pabrikan lain seperti Aprilia dan KTM mencoba berbagai komponen baru, termasuk ban Michelin untuk musim 2026 serta prototipe ban Pirelli yang akan digunakan mulai musim 2027.

Karena Yamaha masih berada dalam kategori konsesi terbawah MotoGP, para pembalap reguler mereka diizinkan mengikuti tes tersebut secara penuh.

Kesempatan ini dianggap penting bagi Razgatlioglu untuk memahami karakter motor Yamaha lebih cepat dan memperkecil jarak performanya dengan Quartararo.

Jika proses adaptasi berjalan lancar, bukan tidak mungkin pembalap Turki tersebut mampu mencapai target yang ditetapkan oleh timnya dan menjadi tolok ukur baru bagi Yamaha di MotoGP.