— Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, menanggapi rumor yang mengaitkan juara dunia dua kali MotoGP, Francesco Bagnaia, dengan kepindahan ke tim pabrikan Aprilia pada musim 2027. Meski isu tersebut terus menguat dalam beberapa pekan terakhir, Bezzecchi memilih tidak terlibat dalam spekulasi bursa transfer pembalap.

Nama Bagnaia ramai dikabarkan akan meninggalkan Ducati Lenovo Team setelah kontraknya berakhir, di tengah strategi Ducati yang disebut ingin mempertahankan Marc Marquez dan membuka peluang bagi Pedro Acosta untuk bergabung dengan tim pabrikan.

Menanggapi kabar tersebut saat tes pramusim MotoGP di Buriram, Bezzecchi menegaskan bahwa keputusan transfer pembalap merupakan urusan manajemen tim, bukan dirinya sebagai rider.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Dikabarkan Gabung Aprilia pada MotoGP 2027, Kontrak 3 Tahun Hampir Rampung

“Itu bukan urusan saya. Saya hanya pembalap, soal pasar pembalap tanyakan kepada manajemen,” kata Bezzecchi.

“Bagi saya tidak masalah siapa yang berada di sisi lain garasi. Saya hanya fokus membalap.”

Ia juga menyarankan agar pertanyaan terkait rumor tersebut ditujukan kepada CEO Aprilia, Massimo Rivola.

Aprilia Disebut Serius Kejar Bagnaia

Spekulasi kepindahan Bagnaia semakin kuat setelah pembalap asal Italia itu sebelumnya juga dikaitkan dengan pabrikan Jepang, khususnya Yamaha. Namun, laporan terbaru menyebut peluang tersebut meredup setelah Yamaha dikabarkan lebih dekat merekrut Jorge Martin.

Sejak tes pramusim di Sepang, Aprilia Racing disebut menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangan Bagnaia. Pabrikan asal Noale itu dilaporkan siap melakukan berbagai langkah untuk memboyong juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut sebagai tandem Bezzecchi mulai musim 2027.

Jika transfer tersebut terwujud, duet Bagnaia dan Bezzecchi berpotensi menjadi kombinasi menarik di grid MotoGP, mengingat keduanya memiliki hubungan pertemanan dekat sejak sama-sama menimba ilmu di akademi balap milik Valentino Rossi, yakni VR46 Riders Academy.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Aprilia maupun pihak Bagnaia terkait rumor tersebut.

Fokus Pengembangan Motor Aprilia RS-GP 2026

Di tengah isu bursa pembalap, Bezzecchi menegaskan fokus utamanya saat ini adalah mengembangkan motor Aprilia RS-GP untuk menghadapi musim MotoGP 2026.

Ia menjadi salah satu pembalap yang mengalami kecelakaan ringan pada hari pertama tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand. Namun, insiden tersebut tidak berdampak serius dan hanya disebabkan kesalahan kecil saat melebar di tikungan.

“Saya sedikit melebar dan menyentuh cat biru di Tikungan 3. Kecepatannya rendah, jadi hanya kesalahan kecil,” jelasnya.

Aprilia juga menurunkan komposisi pembalap lengkap dalam tes tersebut, termasuk kembalinya Jorge Martin setelah menjalani operasi pada masa jeda musim. Namun, Bezzecchi mengungkapkan beban pengujian tetap besar karena Martin masih membutuhkan waktu untuk kembali beradaptasi dengan motor.

Ia menyebut tim menjalankan dua fokus utama, yakni membantu proses adaptasi Martin sekaligus mencoba berbagai komponen baru untuk meningkatkan performa RS-GP.

“Senang melihat Jorge kembali ke lintasan. Dia perlu mengendarai motor tanpa tekanan, sementara saya mencoba banyak hal baru. Semuanya berjalan cukup baik,” ujar Bezzecchi.

Baca Juga: Marco Bezzecchi Sarankan Bagnaia Ambil Keputusan Egois soal Masa Depan MotoGP 2027

Pergerakan bursa pembalap MotoGP mulai menjadi sorotan menjelang perubahan regulasi teknis yang akan berlaku pada musim 2027. Sejumlah tim disebut mulai menyusun strategi jangka panjang dengan mempertimbangkan komposisi pembalap terbaik.

Rumor kepindahan Bagnaia menjadi salah satu isu paling menarik, terlebih statusnya sebagai salah satu pembalap paling sukses dalam beberapa musim terakhir. Namun, masa depan pembalap Italia itu masih menjadi tanda tanya hingga pengumuman resmi disampaikan.