— Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 kembali menjadi jalur utama bagi lulusan SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN). Pada tahun ini, SNPMB tetap dilaksanakan melalui dua jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Meski berada dalam satu sistem seleksi nasional, SNBP dan SNBT memiliki perbedaan mendasar dari sisi mekanisme penilaian, kriteria peserta, hingga waktu pelaksanaan. Panitia SNPMB menegaskan, pemahaman terhadap perbedaan tersebut menjadi kunci agar calon mahasiswa dapat menentukan strategi pendaftaran secara tepat.

Baca Juga: Jangan Terlewat! Batas Registrasi Akun SNPMB 2026 Jalur SNBP-SNBT dan Cara Simpan Permanen

SNBP 2026 Berbasis Prestasi Siswa

SNBP 2026 merupakan jalur seleksi yang menitikberatkan pada prestasi akademik dan nonakademik siswa selama menempuh pendidikan menengah. Jalur ini sebelumnya dikenal sebagai SNMPTN dan kerap disebut sebagai jalur prestasi.

Penilaian SNBP didasarkan pada nilai rapor semester 1 hingga 5 yang tercatat dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), serta prestasi tambahan yang relevan. Untuk program studi tertentu, seperti seni dan olahraga, peserta juga diwajibkan mengunggah portofolio.

Peserta SNBP berasal dari siswa terbaik di sekolah masing-masing sesuai kuota yang ditetapkan berdasarkan akreditasi sekolah. Sekolah dengan akreditasi A memperoleh kuota hingga 40 persen, akreditasi B sebesar 25 persen, dan akreditasi C serta lainnya sebesar 5 persen. Sekolah yang aktif menggunakan e-Rapor mendapatkan tambahan kuota sebesar 5 persen. Seluruh proses seleksi SNBP tidak dipungut biaya karena ditanggung pemerintah.

Jadwal dan Tahapan SNBP 2026

Pelaksanaan SNBP 2026 dimulai sejak akhir 2025 dengan tahapan sebagai berikut:

  • Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
  • Masa sanggah kuota: 29 Desember 2025–15 Januari 2026
  • Registrasi akun SNPMB sekolah: 5–26 Januari 2026
  • Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari–2 Februari 2026
  • Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari–18 Februari 2026
  • Pendaftaran SNBP: 3–18 Februari 2026
  • Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026

SNBT 2026 Berbasis Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer

Berbeda dengan SNBP, jalur SNBT 2026 menilai peserta berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jalur ini merupakan pengganti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan bersifat lebih terbuka karena tidak bergantung pada nilai rapor sekolah.

UTBK dirancang untuk mengukur kemampuan skolastik peserta, meliputi potensi kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa Indonesia, dan literasi Bahasa Inggris. Hasil UTBK menjadi komponen utama seleksi SNBT, dengan tambahan portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga.

SNBT 2026 dapat diikuti oleh lulusan SMA, SMK, dan MA tahun 2024, 2025, dan 2026, serta lulusan Paket C tahun 2026 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026. Biaya UTBK sebesar Rp200.000 ditanggung oleh peserta dan dibayarkan melalui bank mitra resmi.

Jadwal UTBK-SNBT 2026

Adapun tahapan pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 meliputi:

  • Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari–7 April 2026
  • Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret–7 April 2026
  • Pembayaran biaya UTBK: 25 Maret–8 April 2026
  • Pelaksanaan UTBK: 21–30 April 2026
  • Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026
  • Masa unduh sertifikat UTBK: 2 Juni–31 Juli 2026

Baca Juga: Jadwal Lengkap SNBP dan UTBK-SNBT 2026: Ini Tanggal Penting yang Wajib Dicatat

Apakah Peserta yang Lulus SNBP Boleh Ikut SNBT?

Panitia SNPMB menegaskan bahwa peserta yang telah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP, baik pada tahun 2024, 2025, maupun 2026, tidak diperkenankan mengikuti SNBT 2026. Selain itu, setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali dalam satu tahun seleksi.

Namun demikian, lulusan SMA tahun 2024 atau 2025 yang saat ini berstatus mahasiswa di perguruan tinggi swasta atau belum pernah diterima melalui jalur SNBP masih diperbolehkan mengikuti SNBT 2026, selama memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan.

Dengan karakteristik seleksi yang berbeda, SNBP lebih sesuai bagi siswa yang memiliki rekam jejak akademik konsisten sejak awal masa sekolah menengah. Sementara itu, SNBT menjadi alternatif bagi peserta yang ingin mengandalkan kemampuan akademik melalui ujian tertulis.

Baca Juga: Cara Memilih Prodi di SNBP 2026 yang Benar, Ini Aturan dan Batasannya

Panitia SNPMB mengimbau calon mahasiswa untuk mencermati setiap tahapan seleksi dan jadwal yang telah ditetapkan agar tidak kehilangan kesempatan dalam proses penerimaan mahasiswa baru PTN tahun 2026.