Ihram.co.id — Inter Milan menutup fase liga Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan di markas Borussia Dortmund. Bermain di bawah tekanan Signal Iduna Park, Nerazzurri tampil disiplin dan efektif hingga mampu membawa pulang tiga poin penting.
Namun, kemenangan 2-0 tersebut menyisakan rasa pahit. Tambahan poin yang diraih Inter belum cukup untuk mengantar mereka menembus delapan besar klasemen akhir fase liga, sehingga peluang lolos otomatis ke fase gugur harus pupus.
Inter Tetap Perkasa Meski Datang dengan Kondisi Pincang
Inter Milan bertandang ke Jerman tanpa sejumlah pemain kunci. Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolò Barella harus menepi akibat cedera. Simone Inzaghi juga memilih mengistirahatkan Lautaro Martinez serta Alessandro Bastoni sejak awal laga.
Situasi itu membuat lini depan Inter diisi duet Ange-Yoan Bonny dan Marcus Thuram. Meski bukan komposisi ideal, Inter tetap mampu mengontrol tempo permainan dan menunjukkan kedewasaan dalam membangun serangan.
Dortmund Kehilangan Sejumlah Pilar Utama
Borussia Dortmund juga tak luput dari masalah kebugaran pemain. Daniel Svensson absen karena akumulasi kartu, sementara Marcel Sabitzer dan Niklas Süle harus menepi akibat cedera. Waldemar Anton bahkan terpaksa absen mendadak setelah terserang virus.
Kondisi tersebut membuat Dortmund kesulitan menjaga keseimbangan permainan, meski masih mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya di sepanjang laga.
Babak Pertama Intens, Peluang Silih Berganti
Tuan rumah sempat mengancam lewat Serhou Guirassy yang lolos dari jebakan offside. Namun, eksekusi akhirnya gagal setelah sang striker terpeleset, sehingga Yann Sommer dengan mudah mengamankan bola.
Inter membalas melalui serangan balik cepat. Yann Bisseck nyaris membuka keunggulan, tetapi percobaannya berhasil digagalkan barisan pertahanan Dortmund. Luis Henrique juga hampir mencetak gol ketika umpan silangnya berubah menjadi tembakan yang membentur mistar gawang.
Dimarco Pecah Kebuntuan Lewat Tendangan Bebas Indah
Kebuntuan akhirnya terpecah di babak kedua melalui aksi Federico Dimarco. Bek kiri Inter tersebut mencetak gol pembuka lewat tendangan bebas spektakuler dari luar kotak penalti, mengirim bola melengkung ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Gregor Kobel.
Gol tersebut membuat Inter semakin percaya diri, sementara Dortmund mulai kesulitan keluar dari tekanan.
Gol Andy Diouf Pastikan Kemenangan Inter
Pada masa tambahan waktu, Inter memastikan kemenangan melalui Andy Diouf. Gelandang muda itu melakukan pergerakan cerdas sebelum melepaskan tembakan yang sempat membentur Jobe Bellingham dan berbelok masuk ke sudut bawah gawang.
Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan, sekaligus menegaskan dominasi Inter di laga penutup fase liga.
Menang di Kandang Dortmund, Tapi Gagal Tembus Delapan Besar
Kemenangan ini menjadi penutup positif bagi perjalanan Inter di fase liga Liga Champions. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk mengamankan posisi di delapan besar klasemen akhir.
Nerazzurri pun harus melanjutkan perjuangan mereka melalui jalur berikutnya di Liga Champions musim 2025/2026, dengan harapan performa solid ini bisa menjadi modal penting di fase selanjutnya.
Ikuti Ihram.co.id
