— Kejuaraan dunia MotoGP 2026 terdampak situasi geopolitik di Timur Tengah. Konflik yang memanas sejak akhir Februari memaksa penyelenggara melakukan perubahan signifikan pada kalender balapan, termasuk penundaan seri Qatar.

Di tengah situasi tersebut, juara dunia bertahan Marc Marquez turut angkat suara. Pebalap asal Spanyol itu menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan harus menjadi prioritas utama, melampaui kepentingan olahraga.

Marquez Serukan Perdamaian dan Keamanan

Berbicara dalam sebuah acara sponsor di Brasil jelang seri kedua musim ini, Marquez menyoroti dampak konflik terhadap dunia balap.

“Hal terpenting adalah menghentikan konflik untuk memastikan perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Komentar tersebut menjadi pernyataan publik pertama dari pebalap MotoGP terkait konflik yang memengaruhi kalender balap musim ini. Marquez menilai stabilitas global menjadi faktor krusial dalam kelangsungan ajang olahraga internasional.

MotoGP Tunda Seri Qatar

Dampak langsung dari konflik terlihat pada penundaan MotoGP Qatar yang semula dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April di Sirkuit Lusail.

Penyelenggara memutuskan untuk tidak membatalkan balapan, melainkan menjadwalkan ulang ke 6–8 November 2026. Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan seluruh pihak, mulai dari pebalap, kru tim, hingga penonton.

Perubahan tersebut juga memicu perombakan besar pada kalender musim 2026, dengan beberapa seri lain ikut bergeser untuk menyesuaikan jadwal baru.

Efek Domino ke Kalender Balapan

Penundaan Qatar membuat rangkaian balapan akhir musim menjadi lebih padat. MotoGP kini akan menggelar triple-header di Australia, Malaysia, dan Qatar pada Oktober hingga November.

Selain itu, seri Portugal dan Valencia ikut dimundurkan, sehingga musim 2026 dipastikan berakhir lebih lambat dari rencana awal, yakni pada akhir November.

Langkah ini diambil untuk menghindari jadwal ekstrem berupa lima balapan dalam lima pekan berturut-turut yang dinilai tidak realistis bagi tim dan pebalap.

Seri Brasil Jadi Sorotan Positif

Di tengah situasi global yang tidak menentu, MotoGP tetap melanjutkan seri Brasil di Goiânia sebagai putaran kedua musim ini. Balapan ini menjadi momen penting karena menandai kembalinya MotoGP ke Brasil setelah absen sejak 2004.

Marquez menyebut kehadiran MotoGP di Brasil sebagai hal positif bagi kejuaraan dan penggemar.

“Melihat tiket terjual habis menunjukkan betapa besar antusiasme terhadap kembalinya MotoGP ke Brasil,” katanya.

Pebalap Ducati itu juga menargetkan tampil kompetitif sejak sesi awal, setelah menjalani seri pembuka yang tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Awal Musim yang Menantang

Marquez datang ke Brasil dengan modal hasil beragam dari seri pembuka di Thailand. Ia sempat kehilangan kemenangan di Sprint akibat penalti, sebelum akhirnya gagal finis di balapan utama karena masalah teknis pada roda.

Hasil tersebut membuatnya tertinggal dalam klasemen sementara dari rival-rivalnya. Meski demikian, fokus utama kini bukan hanya soal persaingan di lintasan, tetapi juga kondisi global yang turut memengaruhi jalannya musim.