Ihram.co.id — Proyek motor V4 terbaru milik Yamaha untuk MotoGP 2026 masih menghadapi tantangan serius. Pada tes pramusim pertama di Sirkuit Buriram, performa motor baru ini jauh dari kompetitif, sementara juara dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo mengakui belum siap untuk balapan musim ini.
Quartararo menjadi sorotan setelah menunjukkan frustrasi saat menjajal motor V4 Yamaha. Pebalap asal Prancis itu menegaskan kondisi motor masih jauh dari kata siap.
“Dalam satu minggu ke depan, bahkan sebulan, kami belum akan siap. Mungkin pebalap Yamaha lainnya sedikit lebih baik, tapi sejak saya menggunakan motor ini, saya hampir tidak pernah melakukan dua run berturut-turut dengan pengaturan yang sama,” Terang Quartararo yang kami kutip dari Crash.net, Sabtu (21/2).
Baca Juga: Fabio Quartararo Tunjukkan Gestur Frustrasi ke Yamaha V4 di Tes MotoGP Thailand 2026
Ia menambahkan, “Saya selalu mencoba sesuatu yang berbeda. Meski sudah mengubah banyak hal, kami belum menemukan pengaturan dasar yang bisa meningkatkan performa. Ini yang sedang kami cari. Tapi setidaknya besok saya ingin tetap menggunakan motor yang sama, meski saya tidak menyukainya.”
Tertinggal dari Rival hingga 10 Km/Jam
Masalah utama Yamaha tidak hanya pada mesin, tapi juga traksi dan akselerasi.
“Kami kehilangan banyak tenaga mesin. Selain itu, dari sisi traksi, bukan hanya Ducati, tapi Honda dan Aprilia mendapat keuntungan lebih. Mereka bisa pulih lebih baik keluar tikungan dan kemudian menambah kecepatan di lintasan lurus.” Jelas Alex Rins.
“Pebalap siap, motor belum siap. Itu yang harus kami pahami,” lanjutnya.
Pada hari pertama tes, Jack Miller menjadi pebalap Yamaha tercepat di posisi ke-17, sedangkan Quartararo berada di posisi ke-18. Waktu mereka tertinggal lebih dari satu detik dari pemuncak tes, Alex Marquez, yang menggunakan motor Ducati 2026.
Selisih ini menegaskan Yamaha masih jauh dari papan atas dan pengembangan motor V4 masih menghadapi pekerjaan rumah besar.
Baca Juga: Hasil Tes MotoGP Thailand 2026 Hari Pertama: Alex Marquez Tercepat, Ducati Dominan di Buriram
Jack Miller Lihat Sisi Positif
Miller, yang membela tim satelit Pramac Racing, lebih optimistis. Menurutnya, motor mulai menunjukkan karakter positif di sektor akhir lintasan, grip ban cukup baik, dan paket aerodinamika baru diyakini meningkatkan performa.
“Kita tidak akan menemukan 10 km/jam lebih cepat dalam semalam. Tapi secara umum, motor melakukan beberapa hal positif,” kata Miller.
Baca Juga: Yamaha Hadapi Kendala Serius Jelang MotoGP 2026, Mesin V4 Baru Justru Lebih Lambat dari Target
Pengembangan mesin V4 merupakan perubahan filosofi besar bagi Yamaha di MotoGP. Meskipun awalnya sulit, manajemen berharap motor ini menjadi fondasi kebangkitan tim dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan MotoGP Thailand 2026 semakin dekat, Yamaha masih menghadapi tantangan besar untuk membuat motor mereka kompetitif, sambil terus mengembangkan sasis, aerodinamika, dan performa mesin.
Ikuti Ihram.co.id
