Ihram.co.id — PSIS Semarang kembali menunjukkan keseriusannya menghadapi paruh kedua Liga 2 Championship 2025/2026. Klub berjuluk Mahesa Jenar itu terus bergerak aktif di bursa transfer dengan menambah kekuatan di lini tengah demi memperbaiki posisi di klasemen.
Terbaru, PSIS resmi mendatangkan gelandang bertahan berpengalaman Muhammad Hidayat. Kehadiran pemain yang sarat jam terbang ini diharapkan mampu memberikan stabilitas permainan sekaligus menjadi motor keseimbangan tim di tengah situasi kompetitif kasta kedua sepak bola nasional.
PSIS Resmi Datangkan Muhammad Hidayat dari PSMS Medan
Kepindahan Muhammad Hidayat diumumkan langsung oleh PSIS Semarang pada Kamis (22/1/2026). Dalam pernyataan resminya, PSIS menyambut kedatangan sang pemain dengan hangat. “Gelandang bertahan baru kami telah datang, sugeng rawuh Muhammad Hidayat,” tulis PSIS melalui kanal resmi klub.
Manajemen PSIS memastikan bahwa Hidayat direkrut dengan status pinjaman dari PSMS Medan. Ia menjadi rekrutan ke-16 yang didatangkan Mahesa Jenar sepanjang bursa transfer paruh musim ini.
Rekam Jejak Hidayat di Paruh Pertama Championship
Sepanjang paruh pertama Liga 2 Championship, Muhammad Hidayat tampil dalam 10 pertandingan bersama PSMS Medan dan mencatatkan satu assist. Meski tidak menonjol secara statistik, perannya sebagai gelandang bertahan dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Pemain berusia 29 tahun tersebut dikenal sebagai sosok pekerja keras yang kuat dalam duel dan disiplin menjaga lini pertahanan dari lini kedua.
Legenda Persebaya dengan Pengalaman Panjang di Liga Indonesia
Nama Muhammad Hidayat tak bisa dilepaskan dari Persebaya Surabaya. Ia membela Bajul Ijo sejak 2017 hingga Mei 2025 dan mencatatkan lebih dari 100 penampilan di berbagai kompetisi.
Kontribusinya sangat vital saat Persebaya menjuarai Liga 2 2017 sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 1. Perpisahannya dengan klub asal Surabaya itu pun berlangsung emosional dalam laga perpisahan menghadapi Bali United. Saat itu, Persebaya menyebut Hidayat sebagai kapten yang penuh dedikasi dan meninggalkan banyak kenangan bagi suporter.
Sambutan Spesial dari Ernando Ari
Menariknya, kedatangan Hidayat ke Semarang turut disambut oleh mantan rekan setimnya di Persebaya, Ernando Ari. Kiper Timnas Indonesia yang merupakan putra daerah Semarang itu mengundang Hidayat untuk bersantai di rumahnya.
“Selamat datang di rumahku Dayate, nanti makan-makan ke rumah,” tulis Ernando, menunjukkan keakraban dan atmosfer positif di dalam skuad PSIS.
Ambisi Besar PSIS Belum Berbanding Lurus dengan Hasil
Meski sudah mendatangkan banyak pemain baru, performa PSIS Semarang di lapangan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Pada pekan ke-16 Championship, PSIS harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Deltras FC di Stadion Jatidiri, meski sejumlah rekrutan anyar sudah diturunkan.
Pelatih PSIS, Jafi Sastra, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menegaskan bahwa kekalahan itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala dan menilai tim masih kurang disiplin, terutama setelah perubahan strategi di babak kedua.
Posisi PSIS di Klasemen Sementara
Hingga pekan ke-16, PSIS Semarang masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen Championship Grup 2 (Timur) dengan raihan 8 poin. Situasi ini membuat Mahesa Jenar wajib segera menemukan konsistensi demi menjauh dari papan bawah.
Dengan kedatangan Muhammad Hidayat sebagai rekrutan ke-16, PSIS berharap pengalaman dan kepemimpinannya mampu membantu tim bangkit dan mengamankan posisi di kasta kedua musim ini.
Ikuti Ihram.co.id
