— Striker asing PSIS Semarang, Rafinha, jadi sorotan usai mencetak gol penentu kemenangan atas Deltras FC di Liga 2 Championship 2025/2026. Eksekusi penaltinya pada menit ke-27 sukses amankan tiga poin krusial sekaligus bangkitkan harapan Laskar Mahesa Jenar hindari degradasi.

Kemenangan 1-0 di Stadion Gelora Delta, Minggu (22/2/2026), menjadi raihan positif keempat bagi PSIS. Bagi Rafinha, ini adalah gol keduanya dalam dua laga beruntun usai menjebol gawang Persela pekan lalu. Ketajamannya kini jadi tumpuan utama PSIS bertahan di Liga 2.

Usai laga, striker asal Brasil ini sangat bersyukur atas kemenangan timnya. Ia menegaskan komitmen penuh untuk berjuang keras menghindari turun kasta.

“Kita tidak mau ke Liga 3, kami ingin bertahan di Liga 2,” ujar Rafinha dikutip dari tribunnews.

Rafinha menambahkan bahwa atmosfer pertandingan sangat luar biasa. Tiga poin ini amat krusial, di mana rasa saling percaya dalam tim menjadi kunci utama optimisme skuad.

“Kita percaya dengan pelatih, percaya dengan manajemen. Kita percaya dengan tim, dan kami terus mendapatkan support,” lanjutnya.

Harapan Besar untuk PSIS Semarang

Sejak direkrut Januari 2026, Rafinha diplot sebagai solusi tumpulnya lini serang PSIS. Sebelumnya, ia tampil sangat produktif dengan 19 gol saat membawa PSIM promosi ke Liga 1 musim lalu. Kehadirannya diharapkan mampu mentransformasi performa tim yang sempat terpuruk.

Pelatih PSIS, Andri Ramawi, menyambut positif kontribusi Rafinha. Ia menyoroti pentingnya raihan tiga poin ini untuk memperbaiki posisi di klasemen, sekaligus memutus tren buruk timnya atas lawan.

“Terima kasih atas kerja keras semua pemain, luar biasa. Kita coba untuk memutus rekor selalu kalah dari Deltras, itu jadi motivasi kita,” ucap Andri Ramawi.

Sang pelatih menambahkan bahwa usai raihan positif ini, timnya harus segera mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi tujuh pertandingan sisa yang sangat krusial musim ini.

Situasi Klasemen dan Target Tim

Tripoin atas Deltras membawa PSIS mengoleksi 15 poin, meski masih tertahan di peringkat 9 dari 10 tim Grup B. Berada di zona rawan, poin mereka kini mulai mendekati tim papan tengah. Target utama Coach Andri adalah memastikan tim bertahan di Liga 2 tanpa jalur playoff.

Eks pelatih Persiba Bantul itu sadar beban berat yang ia emban usai PSIS beberapa kali berganti pelatih demi perbaiki performa. Namun, dukungan penuh dari manajemen dan pemain membuatnya sangat optimistis target mengamankan posisi skuad di kasta kedua bisa tercapai.

Laga ini juga krusial untuk memutus tren negatif, mengingat PSIS sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Deltras. Gol Rafinha bukan sekadar penentu tripoin, melainkan simbol kebangkitan dan harapan baru Laskar Mahesa Jenar di sisa kompetisi musim ini.