— Manajemen Napoli mulai mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait masa depan bintang andalannya, Scott McTominay. Meski sang gelandang baru saja mencatatkan statistik impresif dengan 22 gol dan membawa klub meraih Scudetto, pihak klub menyadari bahwa menahan pemain sekelas McTominay adalah tantangan berat, bahkan secara terbuka menyebutnya layak untuk melangkah ke level karier berikutnya.

Keterbukaan Napoli Terhadap Potensi Transfer

Meski memegang peran sentral dalam skuad, Global Business Development Officer Napoli, Leonardo Giammarioli, menyatakan keterbukaan klub untuk melepas sang gelandang di masa depan. Berdasarkan informasi yang dilansir talkSPORT, Giammarioli mengakui adanya kekhawatiran terkait potensi kehilangan pemain bintangnya tersebut.

“Ya, tentu saja saya khawatir. Namun pada akhirnya, terutama Scott, yang merupakan pria yang sangat baik, kami senang jika dia mencapai level berikutnya dalam beberapa tahun, mungkin bukan sekarang, mungkin bukan tahun depan, tetapi dia layak mendapatkannya,” ujar Giammarioli.

Giammarioli memberikan perbandingan dengan situasi yang dialami Stuttgart saat ingin mempertahankan Nick Woltemade. Menurutnya, pihak klub tidak bisa berbuat banyak ketika tawaran besar datang dan sang pemain memiliki keinginan untuk pindah karena faktor finansial.

Tantangan Finansial Klub Serie A

Situasi ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Serie A yang disebut masih mengalami kerugian pendapatan. Giammarioli menjelaskan bahwa klub-klub Italia saat ini menghadapi kesulitan untuk bersaing dengan empat liga besar Eropa lainnya dalam hal kekuatan finansial.

“Sangat sulit untuk mengejar ketertinggalan dari empat liga besar lainnya, namun kami mencoba untuk berkembang dan menjadi kompetitif,” jelas Giammarioli mengacu pada kondisi persaingan antar liga saat ini.

Pihak manajemen menekankan pentingnya strategi rekrutmen yang cerdas karena setiap dana yang dikeluarkan harus diperhitungkan secara cermat. Giammarioli menyebutkan bahwa mendatangkan pemain seperti McTominay dan Billy Gilmour bukanlah perkara mudah, namun mempertahankan mereka jauh lebih sulit.