— Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak final four Proliga 2026, meskipun performa tim sedang terancam. Pernyataan ini disampaikan Risco setelah timnya menelan kekalahan telak 0-3 dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada seri Bojonegoro, Minggu (15/2/2026).

Kekalahan tersebut semakin memperkecil peluang Bandung bjb Tandamata untuk menembus empat besar. Saat ini, tim yang berjuluk “Srikandi BJB” tersebut menduduki peringkat keenam klasemen sementara dengan 12 poin dari 10 pertandingan. Mereka tertinggal cukup jauh dari tim-tim di zona final four.

Situasi Genting Bandung bjb Tandamata

Bandung bjb Tandamata dipaksa mengakui keunggulan Gresik Phonska Plus dengan skor 0-3 (20-25, 24-26, 16-25). Pertandingan yang berlangsung ketat ini menunjukkan inkonsistensi permainan tim asal Bandung tersebut, terutama setelah kehilangan dua set awal.

Risco Herlambang mengakui bahwa timnya banyak melakukan kesalahan yang merugikan. “Kami banyak melakukan error. Tapi kalau tadi set kedua bisa keambil bisa lain cerita,” ujar Risco seusai pertandingan. Kekalahan ini menambah rentetan hasil minor bagi Bandung bjb Tandamata, yang sebelumnya juga mengalami kekalahan serupa.

Saat ini, persaingan di papan atas klasemen Proliga 2026 putri semakin memanas. Jakarta Pertamina Enduro memimpin klasemen dengan 24 poin, diikuti Gresik Phonska Plus dengan 23 poin. Jakarta Electric PLN berada di posisi ketiga dengan 18 poin, disusul Jakarta Livin Mandiri (16 poin), dan Jakarta Popsivo Polwan (14 poin). Bandung bjb Tandamata berada di posisi keenam dengan 12 poin, di atas Medan Falcons yang baru mengoleksi 1 poin.

Peluang Tipis Menuju Final Four

Meskipun situasi tim sedang sulit, Risco Herlambang tetap menunjukkan optimisme. Ia menyatakan bahwa apapun masih bisa terjadi di sisa pertandingan Proliga 2026. “Nanti kami di Sentul akan berusaha meraih kemenangan, sembari berharap tim lain kalah,” tuturnya. Harapan ini bergantung pada dua pertandingan sisa yang akan dihadapi Bandung bjb Tandamata, yakni melawan Jakarta Popsivo Polwan pada Kamis (19/2/2026) dan Jakarta Livin Mandiri pada Minggu (22/2/2026).

Agar dapat lolos ke babak final four, Bandung bjb Tandamata wajib memenangkan kedua pertandingan tersebut. Selain itu, mereka juga harus berharap tim pesaing seperti Jakarta Livin Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan tidak meraih kemenangan di laga sisa mereka. Jika skenario ini terwujud, maka Bandung bjb Tandamata berpeluang untuk melengkapi daftar tim yang berlaga di babak final four yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Namun, melihat jadwal dan performa tim-tim lain, peluang Bandung bjb Tandamata untuk lolos terbilang sangat tipis. Jakarta Livin Mandiri dan Jakarta Popsivo Polwan saat ini berada di atas mereka di klasemen dan memiliki keunggulan poin yang cukup signifikan. Kemenangan tim-tim tersebut dalam beberapa laga terakhir semakin memperberat langkah Bandung bjb Tandamata.

Evaluasi dan Perbaikan Tim

Pelatih Risco Herlambang menyadari bahwa timnya perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap performa yang ditampilkan. Fokus pada pengurangan error dan peningkatan konsistensi permainan menjadi kunci utama untuk menghadapi sisa pertandingan. Kehadiran pemain asing baru, Giulia Angelina, diharapkan dapat memberikan suntikan tenaga dan variasi serangan bagi tim.

Giulia Angelina, yang berposisi sebagai outside hitter, memiliki tinggi badan 193 cm dan diharapkan mampu mendongkrak lini serang Bandung bjb Tandamata. Kehadirannya diharapkan menjadi angin segar dan solusi bagi tim yang sedang berjuang untuk bangkit dari tren negatif.

Perjalanan Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026 kini berada di persimpangan jalan. Dengan sisa pertandingan yang krusial, tim ini dituntut untuk menunjukkan performa terbaik demi menjaga asa lolos ke babak final four. Dukungan dari para penggemar juga akan menjadi motivasi penting bagi para pemain untuk berjuang hingga akhir.