— Pengamat MotoGP Neil Hodgson menilai Alex Marquez akan menjadi penantang utama kakaknya, Marc Marquez, dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Penilaian ini muncul setelah performa impresif pembalap Gresini Racing tersebut dalam rangkaian tes pramusim di Sepang dan Buriram.

Meski juara dunia dua kali Francesco Bagnaia dan pembalap Aprilia Marco Bezzecchi juga diprediksi menjadi pesaing kuat, Hodgson menyebut Alex sebagai ancaman terbesar bagi dominasi Marc pada musim mendatang.

Dominasi Marquez Bersaudara di MotoGP 2025

MotoGP 2025 mencatat sejarah ketika Marc dan Alex Marquez menjadi saudara pertama yang finis posisi pertama dan kedua dalam klasemen akhir kelas premier.

Marc Marquez merebut gelar juara dunia 2025 dengan lima seri tersisa, sementara Alex mengakhiri musim di posisi kedua dengan selisih 78 poin.

Keunggulan Marc sebenarnya sempat mencapai 201 poin saat ia memastikan gelar di Jepang. Namun cedera yang membuatnya absen pada empat seri terakhir memberi kesempatan bagi Alex untuk memperkecil selisih poin dengan meraih perolehan angka terbanyak dalam lima balapan penutup musim.

Capaian tersebut menjadi indikator peningkatan signifikan performa Alex sepanjang musim.

Performa Tes Pramusim Jadi Bukti Kekuatan Alex

Neil Hodgson menilai performa Alex dalam tes pramusim 2026 menjadi bukti kuat bahwa pembalap berusia 29 tahun itu siap bersaing memperebutkan gelar.

Dalam simulasi balapan di Sepang, Alex mencatatkan kecepatan terbaik dibanding pembalap lain, sementara di Buriram ia mencatat waktu tercepat ketiga.

Menurut Hodgson, konsistensi dan kecepatan tersebut menempatkan Alex sebagai kandidat terkuat untuk menantang Marc musim ini.

Ia juga menegaskan Marc Marquez tetap menjadi favorit utama setelah keberhasilannya merebut gelar musim sebelumnya, namun persaingan dipastikan lebih ketat.

Bagnaia dan Bezzecchi Tetap Jadi Ancaman

Meski menjagokan Alex, Hodgson tidak menutup kemungkinan kebangkitan Francesco Bagnaia bersama Ducati pada musim 2026.

Bagnaia menjalani musim 2025 yang sulit dan baru meraih kemenangan pertamanya di Amerika setelah Marc mengalami kecelakaan saat memimpin balapan. Ia baru mencatat kemenangan “murni” pada Grand Prix Jepang, yang menjadi satu-satunya hasil finisnya dalam tujuh seri terakhir musim tersebut.

Namun performa Bagnaia dalam tes pramusim 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Ia disebut jauh lebih nyaman dengan motor Ducati terbaru dan menunjukkan kecepatan serta konsistensi tinggi di Sepang.

CEO Aprilia Massimo Rivola bahkan menyebut performa Bagnaia dalam simulasi balapan membuat rival Ducati “bisa pulang” karena sulit menandingi kecepatannya.

Selain Bagnaia, Marco Bezzecchi juga dinilai sebagai kandidat kuat setelah menunjukkan perkembangan performa signifikan bersama Aprilia sepanjang musim lalu.

Lonjakan Performa Alex Marquez

Alex Marquez sendiri mengakui tidak siap bersaing memperebutkan gelar pada 2025. Namun performanya melonjak drastis sepanjang musim.

Sebelum 2025, ia hanya meraih lima podium dari 89 balapan di MotoGP. Namun pada musim lalu, ia mencatat 12 podium dari 22 seri, termasuk kemenangan pertamanya di kelas premier di Jerez, Spanyol.

Ia kemudian melanjutkan tren positif dengan kemenangan di Barcelona dan Malaysia, sekaligus menegaskan statusnya sebagai penantang serius di papan atas.

Peningkatan konsistensi tersebut menjadi alasan utama Hodgson menilai Alex kini berada pada level berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.

Bagnaia Masih Harus Membuktikan Diri

Meski menunjukkan performa menjanjikan dalam tes pramusim, Bagnaia dinilai masih harus membuktikan kecepatannya dalam kondisi balapan sesungguhnya.

Pada musim 2025, pembalap asal Turin itu tertinggal hingga 267 poin dari Marc saat gelar dipastikan di Jepang, dan hanya mampu memperkecil selisih menjadi 257 poin di akhir musim.

Kini, ia dituntut membuktikan bahwa peningkatan performa dalam pengujian dapat diterjemahkan menjadi hasil nyata di lintasan.

Persaingan Gelar MotoGP 2026 Diprediksi Ketat

Dengan Marc Marquez sebagai juara bertahan dan Alex Marquez menunjukkan peningkatan performa signifikan, MotoGP 2026 diprediksi menghadirkan persaingan sengit.

Kehadiran Bagnaia yang berpotensi bangkit serta perkembangan pesat Aprilia bersama Bezzecchi semakin membuat perebutan gelar juara dunia musim depan terbuka lebar.

Namun berdasarkan performa terkini, Alex Marquez disebut memiliki peluang terbesar untuk menjadi rival utama sang kakak dalam perebutan gelar MotoGP 2026.