Ihram.co.id — Santos dipastikan tersingkir dari Campeonato Paulistao 2026 usai menelan kekalahan dramatis 2-1 dari Novorizontino pada laga perempat final di Stadion Jorge Ismael de Biasi, Minggu (22/2/2026). Kekalahan ini menyoroti performa kurang optimal bintang mereka, Neymar.
Tampil penuh 90 menit untuk pertama kalinya di tahun 2026, debut starter Neymar justru diwarnai kesalahan krusial. Blundernya terjadi pada akhir babak pertama saat ia kehilangan bola akibat ceroboh mencoba operan pendek setelah lemparan ke dalam.
Kesalahan ini dimanfaatkan Tavinho yang langsung memberi assist matang kepada Romulo untuk menceploskan bola ke gawang Santos. Gol di penghujung babak pertama tersebut sukses memberikan keunggulan awal bagi tuan rumah Novorizontino.
Performa Kurang Meyakinkan Neymar
Penampilan Neymar sepanjang laga dinilai kurang intens dan minim kontribusi. Ditempatkan terlalu jauh dari kotak penalti, ia nyaris tak terlihat. Sepanjang laga, Santos hanya mampu melepas tiga tembakan tepat sasaran berbanding 12 milik lawan.
Meski berusaha keras, Neymar gagal menciptakan ancaman nyata. Beberapa media bahkan memberinya rating rendah, seperti 4.0 dari OneFootball, yang secara khusus menyoroti keterlibatannya dalam proses gol pertama serta banyaknya operan salah sasaran.
Melansir Goal Brasil, Pelatih Santos, Juan Pablo Vojvoda, pasang badan membela Neymar. Ia menyebut sang bintang dalam kondisi fisik prima dan telah melahap semua sesi latihan dengan baik.
“Neymar sangat baik secara fisik, dia menyelesaikan semua latihan dan hari ini dia melakukan 90 menit penuh di tahun ini untuk pertama kalinya. Saya sangat percaya padanya. Permainannya akan mengalir dan berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Dan saya yang bertanggung jawab untuk membuat kepercayaan dirinya datang,” ujar Juan Pablo Vojvoda.
Jalannya Pertandingan yang Dramatis
Sempat tertinggal, Santos sukses menyamakan kedudukan di menit ke-64 melalui aksi Gabriel Bontempo. Gol tersebut sempat menghidupkan asa tim berjuluk Peixe itu untuk setidaknya memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Namun, harapan itu pupus di menit ke-90+5. Leo Naldi jadi pahlawan Novorizontino usai sundulannya meneruskan umpan Vinicius Paiva sukses merobek gawang Gabriel Brazao. Gol dramatis ini memastikan tiket semifinal dan mengubur mimpi Santos.
Novorizontino Catat Sejarah
Kemenangan ini menorehkan sejarah bagi Novorizontino. Skuad berjuluk Tigre do Vale itu sukses mempertahankan rekor kandang sempurna lewat lima kemenangan di Paulistao musim ini, sekaligus mencapai semifinal kedua kalinya sejak 2024.
Novorizontino kini menyusul Palmeiras dan Sao Paulo yang lebih dulu lolos ke semifinal. Satu tiket tersisa masih akan diperebutkan oleh Portuguesa dan Corinthians dalam laga perempat final lainnya.
Bagi Santos, kegagalan di Paulistao ini menjadi pukulan telak. Mereka kini dituntut segera move on dan mengalihkan fokus ke kompetisi lain, khususnya upaya krusial untuk keluar dari jerat zona degradasi di kompetisi Brasileirao.
Ikuti Ihram.co.id
