Ihram.co.id — Nissan resmi memperkenalkan NX8 sebagai SUV listrik terbaru yang diposisikan di segmen menengah. Model ini menjadi langkah penting bagi Dongfeng Nissan dalam memperluas portofolio kendaraan energi baru (NEV), sekaligus menandai adopsi teknologi pengisian ultra-cepat 5C dan arsitektur listrik 800 volt pada SUV bermerek Jepang.
NX8 dijadwalkan tampil ke publik pada paruh pertama tahun ini dan disiapkan untuk bersaing langsung dengan SUV listrik menengah dari merek China yang semakin agresif menghadirkan teknologi mutakhir.
Dimensi dan Posisi di Segmen SUV Menengah

Secara ukuran, Nissan NX8 memiliki panjang 4.870 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.680 mm dengan jarak sumbu roda 2.917 mm. Dimensi tersebut menempatkannya di kelas SUV menengah lima penumpang dengan proporsi kabin yang lapang dan fokus pada kenyamanan penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
NX8 diposisikan sebagai model baru yang berdiri sendiri, bukan sekadar turunan dari lini SUV Nissan yang sudah ada, dan dirancang khusus untuk era elektrifikasi.
Dari sisi tampilan, NX8 mengusung bahasa desain V-Motion khas Nissan yang diperbarui. Bagian depan menampilkan garis lampu halo menyambung sepanjang 2,4 meter yang diklaim sebagai salah satu continuous light strip terpanjang di industri saat ini, dipadukan dengan logo Nissan yang dapat menyala dan lampu utama bergaya matriks.
Pada bagian belakang, NX8 dibekali lampu OLED yang tersusun dari 2.064 unit pencahayaan individual. Konfigurasi ini memungkinkan pengaturan pola cahaya yang variatif, sekaligus memperkuat identitas visual kendaraan di malam hari.
Interior Digital dan Fitur Bantuan Mengemudi

Masuk ke kabin, Nissan NX8 mengadopsi pendekatan futuristis dengan layar ganda untuk pengemudi dan penumpang depan, serta head-up display yang memproyeksikan informasi penting langsung ke kaca depan. Tata letak ini dirancang untuk meminimalkan distraksi sekaligus meningkatkan pengalaman berkendara berbasis digital.
NX8 juga dilengkapi sistem bantuan mengemudi canggih yang mencakup LiDAR di atap, mendukung fitur Navigate on Autopilot (NOA) baik di jalan tol maupun area perkotaan. Selain itu, tersedia pula sistem parkir cerdas yang dirancang untuk memudahkan manuver di ruang sempit.
Opsi Powertrain Listrik dan Range Extender

Nissan NX8 ditawarkan dalam dua pilihan sistem penggerak. Varian range extender mengombinasikan mesin bensin 1.5T berdaya 109 kW dengan motor listrik bertenaga hingga 195 kW atau setara 241 HP. Versi ini menggunakan baterai lithium iron phosphate dan menawarkan jarak tempuh listrik murni hingga 102 km atau 185 km, dengan kecepatan puncak 180 km/jam.
Sementara itu, versi listrik murni hadir dengan pilihan motor tunggal berdaya 215 kW (288 HP) atau 250 kW (335 HP). Varian ini menawarkan jarak tempuh hingga 650 km, dengan opsi lain di kisaran 580 km dan 630 km tergantung konfigurasi baterai dan pengujian.
Keunggulan utama mobil listrik Nissan NX8 terletak pada penggunaan platform listrik 800 volt yang dipadukan dengan baterai LFP generasi terbaru dari CATL. Teknologi ini mendukung pengisian cepat 5C, memungkinkan pengisian daya dalam waktu jauh lebih singkat dibanding sistem konvensional.
Dengan kombinasi tersebut, NX8 menjadi SUV NEV bermerek non-China pertama yang mengadopsi arsitektur 800 volt dan fast charging 5C secara bersamaan, sebuah langkah strategis Nissan untuk meningkatkan daya saing di pasar kendaraan listrik global.
Siap Bersaing di Pasar SUV Listrik
Kehadiran mobil listrik Nissan NX8 menegaskan ambisi Nissan untuk kembali agresif di segmen kendaraan listrik, khususnya di pasar China yang menjadi pusat inovasi EV dunia. Dengan jarak tempuh panjang, teknologi pengisian ultra-cepat, serta fitur otonom berbasis LiDAR, NX8 diproyeksikan menjadi penantang serius bagi SUV listrik menengah yang saat ini didominasi merek lokal.
Detail harga dan jadwal peluncuran resmi masih menunggu pengumuman lebih lanjut, namun NX8 sudah menunjukkan arah baru Nissan dalam era elektrifikasi berteknologi tinggi.
Ikuti Ihram.co.id
