Ihram.co.id — NIO kembali menarik perhatian pasar kendaraan listrik dengan memperkenalkan ES9 sebagai SUV listrik terbesar yang pernah dikembangkan di China.
Model terbaru ini tercatat memiliki panjang mencapai 5,3 meter dan tenaga hingga 697 HP, menjadikannya SUV listrik paling besar sekaligus paling bertenaga di jajaran produk NIO.
Informasi tersebut terungkap setelah ES9 tercatat dalam dokumen Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT), yang sekaligus membuka detail awal spesifikasi kendaraan tersebut.
Desain dan Dimensi

Berdasarkan dokumen MIIT, NIO ES9 hadir sebagai SUV listrik berukuran jumbo dengan panjang 5.365 mm, lebar 2.029 mm, dan tinggi 1.870 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.250 mm. Dimensi tersebut menempatkan ES9 sebagai SUV listrik terbesar yang pernah dikembangkan NIO, bahkan melampaui ukuran sejumlah SUV mewah konvensional di kelas atas.
Proporsi bodi yang panjang dan lebar dirancang untuk menghadirkan ruang kabin yang sangat lapang, sekaligus memperkuat kesan premium yang menjadi karakter model flagship NIO. Wheelbase yang panjang juga mengindikasikan fokus pada kenyamanan penumpang, khususnya di baris kedua dan ketiga.
Dari sisi tampilan, ES9 mengadopsi bahasa desain terbaru keluarga NIO. Bagian depan mengusung fascia bergaya “Sharknose”, sementara bagian belakang dilengkapi lampu full-width yang membentang di sepanjang bodi. NIO juga menawarkan opsi warna bodi dua nada serta pilihan velg berukuran besar hingga 23 inci, yang menegaskan karakter mewah dan modern SUV listrik ini.
Interior dan Teknologi
Meski detail interior belum diungkap sepenuhnya dalam dokumen MIIT, NIO ES9 dipastikan mengusung pendekatan kemewahan dan teknologi tinggi yang menjadi ciri khas merek tersebut. Dengan dimensi bodi yang besar, ES9 diproyeksikan menawarkan ruang kabin yang sangat luas untuk seluruh penumpang.
NIO ES9 juga mengadopsi sasis adaptif canggih yang mampu menyesuaikan ketinggian kendaraan secara otomatis. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus menjaga stabilitas kendaraan dalam berbagai kondisi jalan.
Performa, Baterai, dan Jarak Tempuh
Pada sektor performa, NIO ES9 mengusung sistem penggerak all-wheel drive dengan dua motor listrik. Motor depan menghasilkan tenaga 180 kW atau setara 241 HP, sementara motor belakang memiliki output 340 kW atau sekitar 456 HP. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga total 520 kW atau setara 697 HP.
Tenaga besar tersebut memungkinkan ES9 mencatatkan kecepatan maksimum hingga 220 km per jam, menjadikannya salah satu SUV listrik paling bertenaga di kelasnya.
Untuk suplai daya, ES9 menggunakan baterai berkapasitas 102 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, baterai ini menawarkan jarak tempuh hingga 620 kilometer, dengan opsi konfigurasi lain di kisaran 580 km dan 600 km. Jarak tempuh tersebut dinilai sepadan dengan dimensi besar dan bobot kendaraan yang lebih berat dibandingkan model NIO lainnya.
Fitur Keselamatan dan Bantuan Berkendara
Sebagai SUV listrik flagship, NIO ES9 dibekali teknologi keselamatan dan bantuan berkendara tingkat lanjut. Tiga sensor LiDAR yang terpasang bekerja bersama sistem sensing AQUILA untuk memantau kondisi sekitar kendaraan secara lebih akurat.
Teknologi ini memungkinkan dukungan berbagai fitur bantuan berkendara modern, termasuk sistem peringatan dini dan fungsi mengemudi semi-otonom. Kehadiran sasis adaptif yang dapat mengatur ketinggian kendaraan secara otomatis juga berkontribusi pada peningkatan stabilitas dan keselamatan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau di kondisi jalan yang bervariasi.
Posisi ES9 dalam Strategi Produk NIO
Pencatatan ES9 di MIIT mencerminkan strategi NIO dalam memperkuat portofolio kendaraan listrik premium. Setelah mencatatkan profitabilitas berkat penjualan SUV ES8, NIO kini menyiapkan ES9 sebagai model bernilai tinggi berikutnya yang diharapkan mampu menopang margin perusahaan.
Selain ES9, NIO juga dijadwalkan meluncurkan sejumlah model baru dan pembaruan produk sepanjang 2026, termasuk Onvo L80, pembaruan ES7, Onvo L90 versi LiDAR, serta varian performa tinggi dari Firefly. Strategi ini menunjukkan bahwa NIO tidak hanya mengejar volume penjualan, tetapi juga memperkuat posisi di segmen premium dengan produk berteknologi tinggi.
Dengan ukuran besar, performa tinggi, serta fitur teknologi canggih, ES9 diposisikan sebagai andalan baru NIO untuk bersaing di pasar mobil listrik mewah yang kian kompetitif.
Ikuti Ihram.co.id
