Ihram.co.id — Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, mengakui bahwa motor KTM RC16 2026 belum cukup kompetitif untuk menantang dominasi rival teratas seperti Ducati dan Aprilia, setelah hari pertama tes pramusim MotoGP di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.
Acosta, yang memasuki musim ketiganya di kelas utama, mencatat bahwa meski ada peningkatan dibandingkan musim lalu, KTM saat ini masih terlihat berada di posisi ketiga dalam hierarki performa pabrikan. Musim 2026 menjadi tantangan baru bagi Acosta yang tahun lalu gagal meraih kemenangan MotoGP karena performa RC16 yang belum optimal.
KTM Lebih Baik, Tapi Masih Tertinggal
Di hari pertama tes Buriram, Acosta memilih untuk tidak melakukan time attack dan lebih fokus pada simulasi sprint untuk mengukur potensi motor dalam kondisi balap pendek. Hasilnya, ia berada di sekitar posisi 14 keseluruhan, menunjukkan motor RC16 2026 lebih baik daripada versi musim lalu, namun belum cukup untuk bersaing dengan Ducati atau Aprilia.
“Sepertinya cukup baik, jauh lebih baik daripada tahun lalu. Tapi jika kita lihat keseluruhan, masih ada dua merek yang cukup unggul,” kata Acosta seperti yang kami kutip dari Crash.net.
Acosta menegaskan bahwa meski ada peningkatan performa, simulasi sprint belum cukup untuk menunjukkan kemampuan balap penuh dan masih perlu diuji melalui simulasi balapan lengkap.
Ducati dan Aprilia Tetap Menjadi Standar
Acosta menyoroti dominasi Ducati yang tetap terlihat kuat bahkan lebih mengesankan dibanding musim sebelumnya, sementara Aprilia tetap konsisten dari performa akhir musim lalu. Kedua pabrikan ini menjadi acuan bagi KTM dalam pengembangan RC16 2026.
“Ducati masih sangat dominan, dan Aprilia memulai musim di level yang sama seperti akhir musim lalu. Ini akan jadi tahun yang kompetitif,” ujar Acosta.
Hasil ini selaras dengan timesheet tes Buriram, di mana Ducati dan Aprilia menempati posisi teratas sementara KTM masih tertinggal di belakang mereka.
Harapan dan Target KTM di Musim 2026
Acosta menegaskan bahwa data dari tes Buriram dan Malaysia akan menjadi kunci bagi tim teknis KTM untuk terus menyempurnakan RC16. Dengan perbaikan berkelanjutan, tim berharap dapat menutup jarak performa dengan tim papan atas, sekaligus memberi peluang bagi Acosta untuk bersaing memperebutkan kemenangan di musim 2026.
“Jika motor jauh lebih baik setelah perbaikan, kita seharusnya bisa berjuang untuk kemenangan. Tapi sejauh ini Ducati dan Aprilia masih lebih unggul,” kata Acosta.
MotoGP 2026 menjadi ujian penting bagi KTM, karena pebalap muda Spanyol ini ingin mengakhiri masa kering kemenangan KTM sejak GP Thailand 2022, sekaligus membuktikan kemajuan RC16 di lintasan kompetitif.
Ikuti Ihram.co.id
