Ihram.co.id — Pembalap MotoGP dari tim Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, mengaku heran dengan rencana penyelenggaraan balapan di sirkuit jalan raya Adelaide mulai MotoGP 2027. Ia menilai keputusan tersebut terasa janggal mengingat kejuaraan balap motor paling bergengsi itu selama bertahun-tahun menjaga jarak dari konsep road racing.
Meski demikian, pembalap muda asal Spanyol itu tetap menunjukkan ketertarikan terhadap konsep balap jalan raya. Acosta dikenal sebagai penggemar ajang balap legendaris Isle of Man TT, yang digelar di lintasan jalan umum dengan karakteristik ekstrem.
“Balapan di sirkuit jalan raya terdengar cukup bagus karena saya menyukai Isle of Man,” ujar Acosta kepada media menjelang tes pramusim di Buriram.
Namun ia menyoroti adanya inkonsistensi dalam kebijakan kejuaraan.
Menurut Acosta, banyak pihak di MotoGP sebelumnya tidak menyukai balap jalan raya, sehingga rencana menghadirkan street race justru terasa bertolak belakang dengan sikap tersebut. Ia menilai perubahan arah ini menjadi hal yang cukup mengejutkan.
Baca Juga: MotoGP Australia 2027 Pindah ke Adelaide, Keamanan Sirkuit Jalan Raya Picu Pro-Kontra
GP Australia Pindah ke Adelaide Mulai 2027
MotoGP sebelumnya mengumumkan bahwa Grand Prix Australia akan dipindahkan dari Phillip Island Grand Prix Circuit ke sirkuit jalan raya baru di Adelaide mulai musim 2027. Lintasan tersebut akan menjadi sirkuit jalan raya pertama dalam era MotoGP modern.
Keputusan ini muncul setelah pemerintah negara bagian Victoria menolak proposal penyelenggara MotoGP untuk memindahkan balapan ke Albert Park Circuit, meskipun sebelumnya terdapat rencana pendanaan untuk peningkatan infrastruktur di Phillip Island.
Setelah penolakan tersebut, pihak penyelenggara akhirnya mencapai kesepakatan dengan pemerintah Australia Selatan untuk menghadirkan MotoGP di Adelaide.
Pengumuman ini langsung memicu reaksi beragam dari penggemar. Phillip Island selama ini dikenal sebagai salah satu sirkuit klasik di kalender MotoGP, meski dalam beberapa tahun terakhir jumlah penonton mengalami penurunan.
Baca Juga: MotoGP Australia Resmi Pindah ke Adelaide Mulai 2027, Tinggalkan Phillip Island Setelah 29 Tahun
MotoGP memiliki keterkaitan panjang dengan balap jalan raya. Kejuaraan dunia balap motor modern pertama kali digelar pada 1949 sebagai bagian dari ajang Isle of Man TT sebelum berkembang menjadi kompetisi dengan fokus pada sirkuit permanen yang dinilai lebih aman.
Dalam beberapa dekade terakhir, MotoGP cenderung menjaga jarak dari balapan jalan raya karena faktor keselamatan pembalap. Karena itu, rencana menghadirkan street circuit di Adelaide dinilai sejumlah pihak sebagai perubahan arah signifikan dalam strategi kejuaraan.
Pembalap Sedih Kehilangan Sirkuit Legendaris
Meski sebagian pembalap menunjukkan ketertarikan terhadap proyek Adelaide, banyak yang menyayangkan hilangnya Phillip Island dari kalender.
Acosta menyebut lintasan tersebut sebagai salah satu sirkuit legendaris yang masih mempertahankan karakter balap klasik.
“Pada akhirnya, ini mungkin satu-satunya sirkuit legendaris yang tersisa di kalender, lintasan dari era lama. Sangat menyedihkan kehilangannya,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan pembalap Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, yang menyebut Phillip Island sebagai sirkuit yang indah. Namun ia menilai perubahan dalam kejuaraan biasanya didasari alasan tertentu dan para pembalap harus beradaptasi dengan keputusan tersebut.
Baca Juga: MotoGP Coret Phillip Island Mulai 2027, Tuai Kritik Pembalap dan Penggemar
Rencana balapan jalan raya di Adelaide menandai langkah baru MotoGP dalam menghadirkan format balap yang berbeda dan memperluas daya tarik global. Namun keputusan ini juga memunculkan perdebatan terkait keselamatan, tradisi balap, serta masa depan sirkuit klasik di kalender kejuaraan.
Perpindahan Grand Prix Australia dari Phillip Island ke Adelaide dijadwalkan mulai berlaku pada musim 2027.
Ikuti Ihram.co.id
