Ihram.co.id — Pembalap muda KTM, Pedro Acosta, tampil sensasional pada seri pembuka MotoGP Thailand 2026. Penampilan impresifnya di Thailand Grand Prix bahkan membuat pengamat balap Neil Hodgson membandingkan kemampuan teknis pembalap asal Spanyol itu dengan legenda MotoGP, Valentino Rossi.
Aksi agresif dan konsisten Acosta sepanjang akhir pekan di Sirkuit Buriram dinilai menunjukkan kematangan teknik balap yang jarang dimiliki pembalap seusianya.
Baca Juga: Klasemen Sementara MotoGP 2026: Pedro Acosta Pimpin Puncak, Marco Bezzecchi Tempel Ketat
Kemenangan Sprint dan Performa Konsisten
Sebelum musim 2026 dimulai, banyak pengamat mempertanyakan kapan Acosta akan meraih kemenangan pertamanya di kelas utama MotoGP. Keraguan itu langsung terjawab pada seri pembuka setelah pembalap berusia 21 tahun tersebut memenangkan Sprint Race di Buriram.
Meski kemenangan Sprint tidak setara dengan kemenangan balapan utama Grand Prix, hasil tersebut menjadi tonggak penting dalam karier Acosta di kelas premier. Keberhasilan itu juga memperlihatkan peningkatan signifikan performa motor KTM RC16 musim ini.
Selain kemenangan Sprint, Acosta juga tampil kompetitif pada balapan utama. Memulai lomba dari posisi keenam, ia mampu menyalip sejumlah pembalap di depannya dan bersaing dalam perebutan posisi podium.
Disamakan dengan Valentino Rossi
Hodgson secara khusus memuji kemampuan racecraft Acosta saat bertarung ketat dengan Marc Márquez dan Jorge Martín.
Menurut Hodgson, keunggulan utama Acosta terletak pada kemampuannya merasakan batas cengkeraman ban depan dan menjaga motor tetap berada di limit performa sepanjang balapan. Kemampuan tersebut dikenal sebagai “dark arts of racing” atau seni mengendalikan motor pada batas maksimal.
Ia menilai karakteristik itu identik dengan kelebihan Valentino Rossi pada masa kejayaannya, ketika pembalap Italia tersebut mampu mempertahankan kecepatan tinggi secara konsisten tanpa kehilangan kontrol selama balapan.
Hodgson juga menyoroti peningkatan stabilitas Acosta sepanjang awal musim, termasuk konsistensinya yang belum mengalami kecelakaan sejak tes pramusim di Sepang.
KTM Perkuat Fokus pada Acosta
Performa impresif di Thailand semakin memperkuat posisi Acosta sebagai andalan utama Red Bull KTM Factory Racing musim ini.
Rekan setimnya, Brad Binder, menjadi pembalap KTM terdekat dengan finis di posisi ketujuh dan turut memuji performa Acosta. Binder juga mengaku mulai menemukan kembali kepercayaan diri dengan motor RC16 dibandingkan musim sebelumnya.
Sementara itu, Enea Bastianini finis di posisi ke-12 dengan selisih waktu signifikan dari Acosta. Rekan setimnya di Tech3, Maverick Viñales, mengakhiri balapan di luar zona poin.
Perbedaan performa tersebut memperkuat keputusan KTM untuk memprioritaskan pengembangan motor yang berfokus pada gaya balap Acosta.
Sorotan Masa Depan dan Taruhan Lorenzo
Penampilan gemilang Acosta juga menarik perhatian mantan juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo, yang dikabarkan memiliki taruhan dengan agen pembalap tersebut terkait posisi akhir klasemen musim ini.
Jika tren positif ini berlanjut, Acosta berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan posisi teratas klasemen MotoGP 2026 sekaligus mempertegas statusnya sebagai calon bintang besar masa depan.
Baca Juga: Pedro Acosta Menang Sprint MotoGP Thailand 2026 secara Dramatis Usai Marc Márquez Dihukum Penalti
Dengan kombinasi kecepatan, agresivitas, dan kontrol teknis yang matang, performa Acosta di Thailand menjadi sinyal kebangkitan generasi baru MotoGP.
Ikuti Ihram.co.id
