— Pelatih tim nasional futsal Iran, Vahid Shamsaee, menyatakan bahwa timnya tidak akan sedikit pun meremehkan kekuatan Timnas Futsal Indonesia menjelang laga final Piala Asia Futsal 2026. Meskipun secara statistik dan rekor gelar Iran jauh diunggulkan, Shamsaee menekankan penghormatan kepada tim tuan rumah dan pelatihnya, serta fokus pada pertandingan yang adil.

Pernyataan ini disampaikan Shamsaee dalam sesi jumpa pers yang digelar pada Jumat (6/2/2026), sehari sebelum pertandingan puncak yang akan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Iran, yang telah mengoleksi 13 gelar Piala Asia Futsal, menyadari bahwa setiap pertandingan final adalah lembaran baru yang penuh ketidakpastian.

Iran Akui Keunggulan Statistik, Fokus pada Pertandingan

Iran memiliki rekor dominasi yang luar biasa dalam sejarah Piala Asia Futsal, dengan 13 gelar juara dari total 17 edisi turnamen. Tim berjuluk “Team Melli” ini hanya dua kali gagal meraih trofi dalam 16 penampilan final mereka.

Dalam lima pertemuan terakhir melawan Indonesia, Iran juga selalu memenangkan pertandingan. Namun, Shamsaee menegaskan bahwa sejarah dan statistik tidak akan menentukan hasil di lapangan.

“Jumlah trofi dan gelar juara yang dimiliki Timnas Futsal Iran memang sangat berbeda (jaraknya) dengan negara-negara lain. Kami memiliki jarak dengan tim lain,” ujar Shamsaee, mengakui keunggulan historis timnya.

“Tapi ini adalah pertandingan. Besok adalah pertandingan baru, hari yang baru, dan trofi yang baru. Kami sangat menghormati pelatih Indonesia, tapi besok kami fokus untuk bermain fair play,” tegasnya.

Indonesia Cetak Sejarah, Iran Waspadai Mentalitas Tuan Rumah

Perjalanan Timnas Futsal Indonesia menuju final Piala Asia Futsal 2026 ini sendiri merupakan sejarah baru bagi sepak bola futsal nasional. Skuad Garuda berhasil melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 melalui babak perpanjangan waktu di semifinal. Ini adalah kali pertama Indonesia mencapai final dalam ajang bergengsi ini. Sebelumnya, pencapaian terbaik Indonesia hanyalah mencapai babak perempat final pada tahun 2022 di Kuwait.

Iran sendiri memastikan diri melaju ke final setelah mengalahkan Irak dengan skor 4-2 pada pertandingan semifinal lainnya. Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menyadari betul potensi kejutan yang bisa dihadirkan oleh tim tuan rumah yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Tekanan bermain di kandang sendiri seringkali menjadi faktor penentu yang bisa membangkitkan performa tim.

Tekanan Final dan Memori Manis di Indonesia

Bagi pelatih Vahid Shamsaee, berlaga di Indonesia memiliki kenangan manis. Ia pernah menjadi bagian dari tim juara Iran di Piala Asia Futsal 2002 yang juga digelar di Jakarta. Pengalamannya sebagai pemain di Indonesia memberinya pemahaman tentang atmosfer pertandingan di tanah air. Namun, ia juga mengakui bahwa tekanan di Piala Asia Futsal 2026 kali ini terasa lebih besar dibandingkan 24 tahun lalu.

“Pelatih Iran mengakui bahwa tekanan di Piala Asia Futsal 2026 ini lebih besar dibandingkan tahun 2002 lalu,”. Meskipun demikian, Shamsaee bertekad untuk membawa timnya meraih gelar juara ke-14 kalinya, sekaligus mempertahankan predikat juara bertahan.

Jadwal Pertandingan Final

Final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia melawan Iran dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Pertandingan akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta.

Ini menjadi kesempatan emas bagi Timnas Futsal Indonesia untuk mengukir sejarah dengan meraih gelar juara pertama kalinya di kancah Asia, sementara Iran berambisi untuk semakin mengukuhkan dominasinya.