— Pelatih Korea Selatan U-23 Lee Min Sung mengakui kesalahan usai kalah dramatis dari Vietnam di Piala Asia U-23.

Vietnam mengamankan peringkat ketiga setelah menang 7-6 lewat adu penalti di Stadion King Abdullah. Lee Min Sung menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil tersebut bersama tim Korea Selatan U-23.

Ia menilai banyak aspek permainan Korea Selatan U-23 masih perlu diperbaiki ke depan.

Pengakuan itu mencerminkan profesionalisme Lee Min Sung usai hasil mengecewakan tersebut.

Evaluasi Pelatih Lee Min Sung

Selepas pertandingan, Lee Min Sung tidak menutup diri atas kegagalan timnya meraih peringkat ketiga. Ia secara terbuka mengakui kesalahannya dan berjanji akan melakukan perbaikan.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam atas kemenangan mereka. Saya bertanggung jawab atas kekalahan ini dan saya akan melakukan yang terbaik untuk meningkatkan tim,” kata Lee Min Sung, mengutip dari laman AFC.

Lebih lanjut, Lee menyoroti penampilan timnya di babak perpanjangan waktu sebagai momen yang paling mengecewakan. Ia merasa fokus pemain menurun, padahal momen tersebut krusial untuk menentukan hasil akhir.

“Yang paling mengecewakan saya adalah penampilan kami di babak perpanjangan waktu. Seandainya kami bermain dengan fokus yang lebih besar, hasilnya bisa berbeda. Kami juga seharusnya tampil lebih baik di babak penyisihan grup,” ujarnya.

Jalannya Pertandingan Dramatis

Pertandingan antara Korea Selatan U-23 dan Vietnam berlangsung sengit sejak awal. Vietnam sempat unggul lebih dulu pada menit ke-30 melalui gol Nguyen Quoc Viet, memanfaatkan assist dari Nguyen Duc Anh. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Korea Selatan U-23 baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-69 melalui gol Kim Tae Won. Namun, keunggulan Korea tidak berlangsung lama. Dua menit berselang, Vietnam kembali memimpin 2-1 berkat gol spektakuler Din Bac pada menit ke-71.

Petaka bagi Vietnam datang pada menit ke-86 ketika Din Bac harus keluar lapangan setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Lee Chan Ouk. Bermain dengan sepuluh pemain, Vietnam harus menahan gempuran Korea Selatan.

Di detik-detik akhir pertandingan, tepatnya menit ke-90+7, Shin Min Ha berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Adu Penalti Menentukan

Babak perpanjangan waktu tidak menghasilkan gol tambahan, sehingga penentuan pemenang harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam drama adu tos-tosan, kedua tim menunjukkan ketegangan tinggi.

Nasib nahas menimpa Korea Selatan ketika penendang ketujuh mereka, Bae Hyun Seo, gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya berhasil ditepis oleh kiper Vietnam, Cao Van Binh, yang sekaligus memastikan kemenangan Vietnam dengan skor 7-6.

Evaluasi Pertahanan dan Serangan

Lee Min Sung kembali menegaskan bahwa timnya belum mencapai performa optimal. Ia merasa pertahanan timnya masih mudah ditembus, seperti yang terjadi saat melawan Afghanistan, Lebanon, dan Vietnam.

“Saya merasa tim ini belum sepenuhnya siap, tetapi kami akan terus meningkatkan diri, kami belum 100 persen,” kata Lee.

Meskipun demikian, ia melihat sisi positif dari kemampuan timnya mencetak gol. Namun, ia menekankan perlunya ketajaman dan efektivitas yang lebih tinggi di lini serang.

“Secara defensif, kami terlalu mudah kebobolan melawan Afghanistan, Lebanon, dan lagi hari ini. Di sisi positif, cukup menggembirakan melihat kami mencetak gol, tetapi kami perlu lebih tajam dan lebih efektif di sepertiga akhir lapangan,” pungkas Lee Min Sung.