Ihram.co.id — Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, secara mengejutkan menolak untuk memberikan saran kepada pelatih interim Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menjelang bentrokan kedua tim di babak 16 besar Liga Champions. Guardiola menyatakan bahwa ia hanya memberikan rekomendasi kepada orang yang dikenalnya, berbeda dengan sikapnya terhadap Xabi Alonso pada pertemuan sebelumnya.
Pernyataan ini disampaikan Guardiola dalam konferensi pers menjelang pertandingan leg pertama yang akan digelar di Santiago Bernabéu pada Rabu, 11 Maret 2026. Ketika ditanya apakah ia memiliki kata-kata untuk Arbeloa, yang menghadapi tantangan besar mengelola Real Madrid, Guardiola menjawab dengan tegas, “Saya memberikan rekomendasi kepada orang yang pernah bersama saya; saya memberikan saran kepada orang yang saya kenal.” ujar Guardiola seperti dikutip dari Marca.
Guardiola Fokus pada Pertandingan, Bukan Intervensi Pelatih
Penolakan Guardiola untuk memberikan masukan kepada Arbeloa menandakan fokusnya pada aspek teknis dan taktis pertandingan. Ia menekankan bahwa Madrid adalah Madrid, dan perbedaan antara tim yang dilatih Alonso dan Arbeloa hanya terletak pada nuansa taktis kecil. Jawaban sesungguhnya, menurut Guardiola, akan tersaji di lapangan hijau.
Pertemuan antara Manchester City dan Real Madrid ini merupakan edisi kelima berturut-turut di fase gugur Liga Champions dalam tujuh musim terakhir. Kedua tim telah bertemu di fase grup musim ini, di mana Manchester City berhasil meraih kemenangan 2-1 di Bernabéu pada Desember 2025. Leg pertama babak 16 besar ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 20:00 GMT di Santiago Bernabéu.
Kondisi Real Madrid dan Absennya Pemain Kunci
Real Madrid menghadapi pertandingan ini dengan sejumlah pemain kunci yang absen karena cedera. Pelatih Álvaro Arbeloa mengonfirmasi bahwa timnya akan kehilangan tujuh pemain, termasuk Kylian Mbappé dan Rodrygo. Mbappé sendiri dilaporkan mengalami cedera lutut dan menjalani operasi. Meskipun demikian, Arbeloa menegaskan bahwa timnya tidak akan merasa inferior.
“Kami adalah Real Madrid dan saya pikir kami tidak pernah merasa lebih rendah dari siapa pun,” ujar Arbeloa dalam konferensi persnya. “Tidak peduli situasinya, tidak peduli siapa lawan kami, kami adalah Real Madrid dan kami tidak boleh merasa inferior dari siapa pun.” Ia menambahkan bahwa timnya sangat menantikan pertandingan tersebut dan akan menghadapinya dengan penuh harapan.
Guardiola Enggan Terpancing Isu Lain
Selain urusan teknis kepelatihan, Guardiola juga ditanyai mengenai isu lain, termasuk rumor Kylian Mbappé yang dikaitkan dengan aktris Spanyol Ester Expósito. Guardiola memilih untuk tidak memberikan komentar mendalam, menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pertandingan Liga Champions yang akan datang.
Ia bahkan sempat bercanda menanyakan apakah pendapatnya mengenai topik tersebut penting, sebelum kembali menekankan konsentrasinya pada laga melawan Real Madrid.
Manchester City sendiri dalam performa yang solid, tidak terkalahkan dalam sebelas pertandingan terakhir mereka dengan sembilan kemenangan dan dua hasil imbang. Tim asuhan Guardiola ini juga telah menunjukkan kemampuan untuk menang di kandang lawan, termasuk di Bernabéu dan Anfield musim ini.
Arbeloa Percaya Diri Meski Tanpa Mbappé
Meskipun Real Madrid dilanda badai cedera, Arbeloa tetap optimistis. Ia menyatakan bahwa timnya tidak akan merasa gentar menghadapi Manchester City, bahkan tanpa kehadiran Mbappé.
Arbeloa menekankan pentingnya para pemain yang ada untuk menunjukkan performa terbaik, terutama Vinícius Júnior yang diharapkan memimpin lini serang. “Dia (Vinícius Júnior) mengambil banyak tanggung jawab… kami membutuhkan yang terbaik darinya jika kami ingin menyingkirkan Manchester City,” tambah Arbeloa.
Arbeloa, yang mengambil alih posisi dari Xabi Alonso pada Januari 2026, mengakui bahwa dua bulan pertamanya menjabat merupakan pengalaman belajar yang besar. Ia juga mewaspadai taktik kejutan dari Guardiola, yang menurutnya selalu memiliki sesuatu yang disiapkan dalam pertandingan besar.
Pertemuan Klasik di Liga Champions
Pertandingan antara Real Madrid dan Manchester City ini bukan sekadar bentrokan biasa, melainkan kelanjutan dari rivalitas klasik di Liga Champions. Sejak 2022, kedua tim telah bertemu setiap tahun di kompetisi ini, dengan Real Madrid berhasil menyingkirkan City sebanyak tiga kali, sementara City hanya sekali mengalahkan Madrid.
Namun, kemenangan City 2-1 di Bernabéu pada Desember 2025 menjadi catatan penting bagi The Citizens. Pertandingan leg kedua akan digelar di Etihad Stadium pada Selasa, 17 Maret 2026.
Ikuti Ihram.co.id
