Pertamina Enduro VR46 Racing Team resmi memperkenalkan tampilan anyar mereka untuk MotoGP 2026. Livery terbaru ini diberi nama “Black and Light”, menandai perubahan besar dibanding dua musim sebelumnya yang identik dengan warna putih. Kini, warna hitam dominan berpadu dengan aksen kuning fluoresen yang kuat, warna khas Valentino Rossi yang sudah melekat sebagai identitas visual VR46.

Perubahan desain ini bukan sekadar kosmetik. Livery baru tersebut mencerminkan ambisi tim untuk tampil lebih tegas dan berkarakter di lintasan MotoGP, sekaligus memperkuat citra VR46 sebagai tim papan atas di kelas premier.

Identitas Baru yang Lebih Agresif

Desain “Black and Light” digarap oleh Aldo Drudi, desainer legendaris yang telah lama bekerja bersama Valentino Rossi. Rossi sendiri terlibat langsung dalam proses kreatif, memastikan setiap detail visual mencerminkan filosofi dan karakter timnya.

Menurut Rossi, livery baru ini dirancang agar motor VR46 lebih mudah dikenali di lintasan, terutama di tengah padatnya persaingan MotoGP modern. Dominasi warna hitam dipilih untuk memberikan kesan agresif, sementara aksen kuning fluoresen menjadi penegas DNA Rossi yang sudah dikenal luas oleh penggemar balap motor dunia.

“Kami ingin sesuatu yang berbeda dan lebih berani. Kami ingin memiliki identitas sendiri dan motor kami langsung dikenali di grid,” ungkap Rossi.

Target Lebih Tinggi di MotoGP 2026

Meski tampilan baru mencuri perhatian, Rossi menegaskan bahwa fokus utama tim tetap pada performa. Pada musim sebelumnya, Pertamina Enduro VR46 berhasil finis di posisi ketiga klasemen konstruktor, sebuah pencapaian yang solid namun belum sepenuhnya memuaskan sang legenda.

Untuk musim 2026, Rossi secara terbuka menyebut kemenangan sebagai target utama. Ia menilai podium memang penting, tetapi menang di kelas premier memiliki makna yang jauh lebih spesial.

“Sulit untuk selalu kompetitif di semua sirkuit MotoGP, tetapi akan sangat bagus jika kami bisa menang. Podium itu penting, namun kemenangan di kelas utama adalah sesuatu yang berbeda,” tegas Rossi.

Ia juga mengenang keberhasilan VR46 meraih kemenangan di masa lalu, yang menjadi bukti bahwa tim ini memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi.

Musim Transisi Menuju Regulasi 2027

MotoGP 2026 juga memiliki arti strategis karena menjadi musim terakhir sebelum diberlakukannya regulasi baru pada 2027. Perubahan terbesar adalah pengurangan kapasitas mesin dari 1000 cc menjadi 850 cc, yang akan mengubah karakter motor secara signifikan.

Menghadapi era baru tersebut, Rossi mengaku optimistis terhadap Ducati sebagai pabrikan yang menaungi VR46. Ia menilai Ducati telah menjadi tolok ukur performa MotoGP dalam beberapa musim terakhir dan diyakini sudah melangkah jauh dalam pengembangan motor generasi berikutnya.

“Selama beberapa tahun terakhir, Ducati adalah motor terkuat. Saya percaya mereka sudah sangat maju dalam proyek GP27,” jelas Rossi.

Masa Depan Pembalap VR46

Rossi juga mengisyaratkan bahwa ia telah memiliki gambaran mengenai susunan pembalap VR46 untuk musim 2027. Namun, ia masih memilih untuk merahasiakan detailnya, termasuk kelanjutan kerja sama dengan Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli.

Dengan identitas visual baru, target kemenangan, dan persiapan matang menuju regulasi 850 cc, Pertamina Enduro VR46 memasuki MotoGP 2026 dengan ambisi besar untuk menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama di kelas premier.