— Pervis Estupiñán mencetak gol perdananya untuk AC Milan dalam laga krusial Derby della Madonnina, memastikan kemenangan tipis 1-0 atas rival abadi Inter Milan pada Minggu, 8 Maret 2026.

Gol tunggal pemain asal Ekuador tersebut di menit ke-35 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Giuseppe Meazza, sekaligus menjaga asa AC Milan dalam perburuan gelar Serie A musim 2025/2026. Kemenangan ini krusial bagi AC Milan untuk memangkas jarak dengan Inter Milan yang memimpin klasemen sementara.

Gol bersejarah bagi Estupiñán tercipta melalui tendangan kaki kiri yang akurat dari sisi kiri kotak penalti, yang meluncur ke sudut kiri atas gawang Inter Milan. Momen krusial ini tercipta berkat assist apik dari Youssouf Fofana yang berhasil membelah pertahanan lawan.

Bagi Estupiñán, ini merupakan gol pertamanya sejak bergabung dengan AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu, menjadikannya pemain Ekuador pertama yang mencetak gol dalam Derby della Madonnina.

Kemenangan Penting dalam Perburuan Gelar

Kemenangan ini sangat berarti bagi AC Milan dalam upaya mereka untuk mengejar Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Sebelum pertandingan ini, Inter Milan memimpin klasemen dengan selisih sepuluh poin dari AC Milan yang berada di peringkat kedua.

Kemenangan dalam derby selalu memberikan dorongan moral yang besar, dan kali ini, tiga poin penuh membuat AC Milan kini tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak klasemen. Pertandingan ini merupakan bagian dari pekan ke-28 Serie A musim 2025/2026.

Performa kedua tim di paruh pertama menunjukkan kehati-hatian, namun AC Milan berhasil memanfaatkan salah satu peluang emas mereka. Sebelum gol Estupiñán, Inter Milan sempat mendapatkan peluang melalui Henrikh Mkhitaryan yang berhadapan satu lawan satu dengan kiper Mike Maignan, namun tendangannya berhasil diamankan. Kegagalan Inter memanfaatkan peluang tersebut dibayar mahal dengan gol perdana Estupiñán.

Jalannya Pertandingan yang Ketat

Pertandingan derby della Madonnina edisi Minggu, 8 Maret 2026, berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun pertahanan yang solid dan kiper yang sigap membuat skor tetap imbang di awal laga.

AC Milan bermain dengan formasi 3-5-2 yang diisi oleh Maignan; Tomori, De Winter, Pavlović; Saelemaekers, Fofana (digantikan Ricci pada menit ke-73), Modrić, Rabiot, Estupiñán; Pulisic (digantikan Nkunku pada menit ke-84), dan Leão (digantikan Füllkrug pada menit ke-73).

Sementara itu, Inter Milan turun dengan formasi serupa, 3-5-2, diperkuat oleh Sommer; Bisseck (digantikan Diouf pada menit ke-80), Akanji, Bastoni (digantikan C. Augusto pada menit ke-68); Luis Henrique (digantikan Dumfries pada menit ke-59), Barella (digantikan Frattesi pada menit ke-68), Mkhitaryan (digantikan Sučić pada menit ke-59), Zieliński, Dimarco; Bonny, dan Esposito.

Wasit Doveri dari Roma memimpin jalannya pertandingan. Kartu kuning dikeluarkan untuk Bastoni (Inter) pada menit ke-53, Dumfries (Inter) pada menit ke-54, Rabiot (Milan) pada menit ke-69, dan Modrić (Milan) pada menit ke-79.

Meskipun demikian, jalannya pertandingan didominasi oleh perebutan bola di lini tengah dan beberapa kali percobaan serangan yang belum berbuah hasil maksimal dari kedua belah pihak.

Catatan dan Statistik Pertandingan

Gol Pervis Estupiñán pada menit ke-35 menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Statistik pertandingan menunjukkan AC Milan menguasai bola sebanyak 32.86% sementara Inter Milan 40.93%, dengan kemungkinan hasil imbang 26.21%.

Proyeksi skor paling mungkin adalah kemenangan Inter Milan 0-1, namun AC Milan berhasil mematahkan prediksi tersebut melalui gol tunggal Estupiñán. AC Milan juga tercatat memiliki 15 clean sheets sejauh ini, sementara Inter Milan 17.

Kemenangan ini melanjutkan tren positif AC Milan dalam menghadapi Inter Milan, di mana mereka belum terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir di semua kompetisi. Bagi Estupiñán, gol ini menjadi penambah kepercayaan diri setelah didatangkan pada musim panas lalu. Pertandingan ini juga menjadi ajang penting bagi kedua tim dalam mengamankan posisi mereka di klasemen Serie A menjelang akhir musim.