— AC Milan dipastikan tidak akan mempermanenkan striker asal Jerman, Niclas Fullkrug, setelah masa pinjamannya berakhir pada akhir musim 2025-2026. Keputusan ini diambil setelah klub memutuskan untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian senilai 5 juta euro (sekitar Rp87 miliar) yang tersemat dalam kesepakatan peminjaman dari West Ham United. Kabar ini dikonfirmasi oleh jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, melalui akun media sosialnya pada Selasa (14/4/2026).

Langkah ini menandai akhir dari periode singkat Fullkrug di San Siro, di mana ia gagal memenuhi ekspektasi klub untuk menjadi solusi lini depan yang tajam. Keputusan Milan untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian tersebut mengindikasikan bahwa performa sang pemain belum dianggap memuaskan untuk dipertahankan secara permanen.

Performa Mengecewakan dan Opsi Beli yang Dibatalkan

Niclas Fullkrug bergabung dengan AC Milan dari West Ham United pada jendela transfer Januari 2026 dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025-2026. Kesepakatan tersebut juga menyertakan opsi pembelian dengan nilai yang relatif terjangkau, yaitu 5 juta euro. Namun, selama membela Rossoneri, Fullkrug menunjukkan performa yang jauh dari harapan.

Striker berusia 33 tahun itu hanya mampu mencetak satu gol dari total 25 penampilan di berbagai kompetisi, termasuk Serie A dan Liga Europa. Catatan gol yang minim ini menjadi faktor utama mengapa manajemen AC Milan memutuskan untuk tidak mengaktifkan klausul pembeliannya. Menurut laporan dari Corriere dello Sport, meskipun ada harapan yang disematkan pada pemain berpengalaman ini, keputusan akhir diambil untuk mencari kandidat yang lebih muda dan menjanjikan untuk memperkuat lini serang di musim mendatang.

Kembali ke West Ham dan Masa Depan yang Belum Pasti

Dengan berakhirnya masa pinjaman dan tidak diaktifkannya opsi pembelian, Niclas Fullkrug dijadwalkan akan kembali ke klub induknya, West Ham United, pada akhir musim 2025-2026. Namun, masa depannya di klub asal London tersebut juga tampaknya belum jelas. Laporan menyebutkan bahwa West Ham tidak memiliki rencana jangka panjang untuk Fullkrug dan berencana untuk menempatkannya kembali di pasar transfer segera setelah ia kembali.

Fullkrug sendiri masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan West Ham, namun belum ada kepastian apakah ia akan mendapatkan kesempatan bermain lagi untuk The Hammers. Keputusan AC Milan untuk tidak mempermanenkannya ini merupakan pukulan bagi striker asal Jerman tersebut, yang sebelumnya sempat berharap dapat melanjutkan kariernya di Italia.

Konteks Transfer dan Strategi Transfer Milan

Niclas Fullkrug didatangkan AC Milan pada Januari 2026 untuk mengatasi masalah lini serang yang dihadapi tim, terutama setelah striker Santiago Gimenez menjalani operasi pergelangan kaki. Kedatangannya diharapkan dapat memberikan kontribusi gol yang signifikan. Sebelumnya, ia sempat bermain untuk Werder Bremen dan Borussia Dortmund di Jerman sebelum pindah ke West Ham pada musim panas 2024.

Keputusan Milan untuk tidak mempermanenkan Fullkrug sejalan dengan strategi klub yang tampaknya mulai berfokus pada pembangunan skuad jangka panjang dengan mendatangkan pemain yang lebih muda dan berpotensi. Hal ini juga diperkuat oleh laporan lain yang menyebutkan bahwa AC Milan mungkin akan mendengarkan tawaran untuk pemain lain di bursa transfer musim panas mendatang, tergantung pada pencapaian klub di akhir musim, terutama terkait kualifikasi Liga Champions.

Kubu AC Milan sendiri sedang berjuang keras untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan. Pelatih Massimiliano Allegri telah mengingatkan timnya untuk tidak terpengaruh oleh hasil negatif demi menghindari “bencana” di sisa tujuh pertandingan musim ini. Kualifikasi ke kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut dipandang krusial tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga untuk menarik pemain berkualitas di pasar transfer musim panas 2026-2027.