Ihram.co.id — AC Milan bertekad meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Lazio di Stadio Olimpico pada pekan ke-29 Serie A musim 2025/2026, Senin (16/3/2026) pukul 02.45 WIB. Kemenangan ini menjadi krusial bagi Rossoneri untuk memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen, Inter Milan, yang saat ini terpaut tujuh poin. Kemenangan tipis atas Inter di pekan sebelumnya memberikan suntikan moral bagi pasukan Massimiliano Allegri, namun menghadapi Lazio di kandangnya bukanlah tugas yang mudah.
Lazio sendiri datang ke pertandingan ini dengan motivasi untuk bangkit setelah mengalami tren negatif. Kemenangan terakhir mereka atas Sassuolo menjadi bukti bahwa mereka mampu kembali ke jalur positif. Pertemuan antara Lazio dan AC Milan selalu menyajikan drama tersendiri, terlebih dengan adanya reuni emosional Daniel Maldini yang merupakan produk akademi Milan dan putra legenda Paolo Maldini.
Krisis Kiper dan Absen Pemain Kunci Lazio
Kubu tuan rumah, Lazio, menghadapi tantangan signifikan terutama di sektor penjaga gawang. Kiper utama mereka, Ivan Provedel, dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera bahu yang dialaminya. Kondisi ini membuat Edoardo Motta kemungkinan besar akan kembali dipercaya untuk mengawal gawang Biancocelesti. Selain Provedel, Maurizio Sarri juga harus kehilangan dua pilar penting lainnya, yaitu Danilo Cataldi dan Nicolo Rovella, yang absen karena akumulasi kartu atau cedera.
Sementara itu, tim tamu AC Milan juga memiliki catatan absensi pemain. Adrien Rabiot harus absen karena akumulasi kartu kuning. Posisinya di lini tengah kemungkinan akan diisi oleh Samuele Ricci atau Ardon Jashari. Meskipun demikian, kembalinya Santiago Gimenez ke dalam skuad memberikan opsi tambahan bagi Massimiliano Allegri di lini serang, memperkaya variasi taktik tim.
Sorotan Daniel Maldini dan Ambisi Balas Dendam
Pertandingan ini akan menjadi sorotan khusus bagi Daniel Maldini. Pemain yang berstatus pinjaman dari AC Milan ini akan menghadapi mantan klubnya. Daniel tengah berada dalam performa apik setelah mencetak gol penentu kemenangan Lazio atas Sassuolo pada pekan lalu. Ambisinya untuk membuktikan diri di hadapan klub yang membesarkannya bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan AC Milan yang dikomandoi Fikayo Tomori.
Secara statistik, AC Milan tampil dominan dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Lazio. Namun, Lazio memiliki rekor kandang yang cukup kuat di musim ini, meskipun tren mereka belakangan ini kurang konsisten. AC Milan sendiri tercatat tidak terkalahkan dalam 14 laga tandang terakhir mereka di Serie A, sebuah rekor impresif yang menunjukkan kekuatan mereka saat bermain di luar kandang.
Statistik dan Prediksi Susunan Pemain
Hingga pekan ke-28 Serie A, AC Milan menempati posisi kedua klasemen dengan 60 poin, tertinggal tujuh angka dari Inter Milan. Sementara Lazio berada di posisi kesepuluh dengan 37 poin. Dalam lima pertandingan terakhir, AC Milan meraih tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan, menunjukkan performa yang lebih stabil dibandingkan Lazio yang dalam lima laga terakhirnya mencatat dua kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.
Dalam lima laga tandang terakhirnya, AC Milan berhasil meraih kemenangan. Sebaliknya, Lazio memiliki catatan yang kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan kandang terakhirnya. Laga ini diprediksi akan berjalan sengit. AC Milan, dengan lini serang yang dihuni Rafael Leao dan Christian Pulisic, kemungkinan akan menekan sejak awal untuk memanfaatkan celah di pertahanan Lazio yang kerap kehilangan pemain kunci.
Perkiraan susunan pemain kedua tim adalah sebagai berikut:
- Lazio (4-3-3): Motta; Marusic, Gila, Romagnoli, Nuno Tavares; Dele-Bashiru, Patric, Taylor; Isaksen, Daniel Maldini, Mattia Zaccagni.
- AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Tomori, Koni De Winter, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Luka Modric, Samuele Ricci, Pervis Estupinan; Rafael Leao, Christian Pulisic.
Dengan ambisi untuk terus menempel Inter Milan di puncak klasemen, AC Milan diprediksi akan tampil ngotot untuk membawa pulang tiga poin dari Stadio Olimpico. Kemenangan ini tidak hanya penting untuk perburuan gelar, tetapi juga untuk menjaga momentum positif tim dalam mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan.
Ikuti Ihram.co.id
