Ihram.co.id — Pembalap George Russell membuka musim baru Formula 1 dengan performa impresif setelah meraih pole position pada F1 Grand Prix Australia 2026 di Albert Park Circuit, Melbourne.
Pembalap Mercedes-AMG Petronas Formula One Team itu tampil dominan sepanjang sesi kualifikasi dan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 18,518 detik, sekaligus mengamankan posisi start terdepan untuk balapan pembuka musim.
Setelah sesi kualifikasi, Russell bahkan menyebut mobil Mercedes generasi terbaru terasa seperti mobil tim pada masa dominasi mereka di Formula 1, ketika Silver Arrows mendominasi kejuaraan dunia pada pertengahan dekade 2010-an.
Mercedes Kuasai Baris Depan
Keunggulan Mercedes di Melbourne semakin terlihat dengan keberhasilan rekan setim Russell, Andrea Kimi Antonelli, yang menempati posisi kedua di grid start.
Hasil tersebut membuat Mercedes mengunci baris terdepan pada balapan pembuka musim 2026.
Russell dan Antonelli bahkan mencatat keunggulan besar dibanding mobil non-Mercedes terdekat. Selisih waktu mencapai sekitar 0,8 detik dari pembalap Red Bull Racing, Isack Hadjar, yang menempati posisi ketiga.
Dominasi tersebut memperkuat prediksi bahwa Mercedes berpotensi menjadi tim yang harus dikalahkan pada era regulasi baru Formula 1 yang mulai diterapkan pada musim 2026.
Mobil Terasa Seperti Era Keemasan Mercedes
Russell mengaku langsung merasakan potensi besar mobil Mercedes ketika pertama kali mengujinya.
Menurut pembalap asal Inggris berusia 28 tahun itu, karakter mobil baru tersebut mengingatkannya pada mobil Mercedes pada periode kejayaan tim yang mendominasi Formula 1 antara 2014 hingga 2020.
“Saya merasa sangat nyaman di lintasan. Sesi kualifikasi berjalan bersih dan saya cukup puas dengan hasilnya,” kata Russell.
“Mobil ini terasa luar biasa. Rasanya seperti Mercedes di masa kejayaan dulu,” lanjutnya.
Ia juga mengaku sempat merasa lega saat pertama kali mengendarai mobil tersebut karena langsung merasakan keseimbangan yang baik.
Kombinasi Mesin dan Mobil yang Kuat
Russell menilai performa impresif Mercedes tidak hanya berasal dari mesin, tetapi juga dari kualitas keseluruhan mobil.
Unit daya Mercedes juga digunakan oleh beberapa tim lain di grid, seperti McLaren, Williams, dan Alpine F1 Team.
Namun menurut Russell, keunggulan Mercedes saat ini juga berasal dari paket mobil yang sangat kompetitif.
“Kami memiliki mesin yang sangat bagus, tetapi saya juga merasa mobil kami secara keseluruhan sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi suhu lintasan yang lebih dingin di Melbourne turut membantu performa Mercedes selama kualifikasi.
“Kami tahu mobil kami biasanya bekerja lebih baik dalam kondisi yang lebih dingin. Ketika temperatur lintasan turun, kami bisa menemukan waktu putaran tambahan,” jelasnya.
Bantah Tuduhan Sandbagging
Penampilan dominan Mercedes di Melbourne memunculkan spekulasi bahwa tim tersebut sengaja menyembunyikan performa sebenarnya selama tes pramusim.
Namun Russell menepis anggapan tersebut.
Menurutnya, performa beberapa tim rival selama tes musim dingin justru terlihat lebih kuat dari yang diperkirakan.
Meski tampil dominan di kualifikasi, Russell tetap mewaspadai kekuatan Red Bull, terutama jika Max Verstappen mampu kembali ke performa terbaiknya.
“Red Bull terlihat cepat dan kita tahu betapa luar biasanya Max sebagai pembalap,” kata Russell.
Ia juga menilai kecelakaan Verstappen pada sesi kualifikasi membuat potensi persaingan di barisan depan belum sepenuhnya terlihat.
Dengan pole position di Melbourne, Russell memberikan sinyal kuat bahwa Mercedes berpotensi kembali menjadi kekuatan utama dalam era baru Formula 1 2026.
Ikuti Ihram.co.id
