— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis, 22 Januari 2026, berpotensi mengalami hujan ringan. Kondisi ini dipengaruhi oleh masih aktifnya dinamika atmosfer di wilayah Jawa Tengah yang mendukung pembentukan awan hujan secara merata.

BMKG menyebutkan hujan ringan diperkirakan terjadi sejak siang hingga malam hari dan dapat dirasakan di berbagai kawasan, mulai dari wilayah pesisir hingga kawasan selatan Kota Semarang.

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini

Pada pagi hari, prakiraan cuaca di Kota Semarang didominasi berawan hingga berawan tebal. Seluruh wilayah kota, termasuk kawasan pesisir utara, pusat kota, dan wilayah selatan, masih berpotensi menjalani aktivitas pagi tanpa gangguan hujan yang signifikan.

Suhu udara pada pagi hari berada pada kisaran normal musim hujan, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi dan angin bertiup lemah hingga sedang.

Memasuki siang hingga sore hari, BMKG memprediksi hujan ringan berpotensi turun secara merata di seluruh wilayah Kota Semarang. Kondisi ini dipicu oleh peningkatan pembentukan awan konvektif akibat pemanasan permukaan yang cukup intens.

Wilayah pesisir, pusat kota, hingga kawasan perbukitan di bagian selatan Semarang diprakirakan sama-sama berpeluang mengalami hujan ringan. Meski intensitasnya tidak tinggi, hujan tetap dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas, terutama pada jam pulang kerja.

Pada malam hari, cuaca di Semarang diperkirakan masih berawan dengan peluang hujan ringan yang berlangsung sporadis. BMKG menilai kondisi atmosfer pada malam hari masih cukup lembap sehingga hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah waktu, meski tidak berlangsung lama.

Suhu udara cenderung menurun pada malam hari, namun kelembapan tetap tinggi hingga dini hari.

BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

BMKG mengimbau masyarakat Kota Semarang untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, meskipun hujan yang diprakirakan bersifat ringan. Pengguna jalan diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada sore dan malam hari.

Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh pembaruan yang lebih rinci dan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.