Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menargetkan raihan poin maksimal saat menjadi tuan rumah dalam lanjutan putaran pertama Proliga 2026. Tim asal Jawa Timur ini bertekad menyapu bersih dua pertandingan yang akan digelar di GOR Tri Dharma Gresik.

Dua laga kandang tersebut akan menjadi ujian bagi Phonska Plus. Pada pertandingan pertama, mereka akan berhadapan dengan Jakarta Livin Mandiri pada Kamis (29/1). Tiga hari berselang, giliran Medan Falcons yang akan menjadi lawan mereka.

Target Kemenangan Penuh

Asisten pelatih Phonska Plus, Pedro Lilipaly, menyatakan keyakinannya untuk meraih hasil positif di kandang sendiri. “Kami mengharapkan dua pertandingan di Gresik ini bisa kami menangkan,” ujar Pedro dikutip dari bolanet, Rabu (28/1).

Pedro menekankan pentingnya menjaga fokus meskipun timnya telah meraih predikat juara putaran pertama. Ia mengingatkan bahwa transisi menuju putaran kedua menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih matang. “Anak-anak harus tetap membumi. Di putaran kedua nanti, setiap tim pasti sudah membaca gaya permainan kami,” katanya.

Fokus utama tim kini diarahkan pada penguatan stabilitas dalam receive dan pertahanan. Pedro menambahkan bahwa melatih tim putri memerlukan pendekatan emosional yang tepat, dan ia menilai chemistry timnya saat ini sangat solid.

Energi Ekstra dari Suporter

Kapten tim Phonska Plus, Medi Yoku, juga mengungkapkan kesiapan timnya menghadapi seri Gresik. Ia berharap kehadiran para pendukung mampu memberikan motivasi tambahan bagi seluruh pemain.

“Bermain di rumah sendiri selalu memberikan energi ekstra,” ucap Medi. Ia menambahkan, “Kami ingin menghapus bayang-bayang masa lalu dan membuktikan bahwa tahun ini adalah tahunnya Gresik. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Gresik.”

Kesiapan Penyelenggara

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Seri Gresik, Muhammad Zulizar Baihaqie, memastikan bahwa seluruh aspek teknis penyelenggaraan telah dipersiapkan secara matang. Fokus utama diberikan pada pengamanan dan kenyamanan penonton selama pertandingan berlangsung.

“Kami menyadari GOR Tri Dharma selalu penuh sesak saat seri Gresik. Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan memaksimalkan kapasitas tribun agar atmosfer pertandingan tetap luar biasa, namun tetap aman bagi semua pengunjung,” imbuh Zulizar.