Ihram.co.id — Cagliari berhasil menahan gempuran Juventus dan mengamankan kemenangan tipis 1-0 di kandang sendiri pada Sabtu malam. Tiga poin penting ini dipersembahkan oleh gol tunggal Luca Mazzitelli yang memanfaatkan situasi bola mati, serta kokohnya lini pertahanan tim.
Satu gol dari Mazzitelli dari sebuah skema bola mati terbukti cukup bagi Cagliari untuk mempertahankan keunggulan atas Juventus. Tim tamu mendominasi sebagian besar statistik pertandingan dan sempat melihat keputusan penalti dianulir pada babak pertama.
Analisis Pertandingan
Kemenangan Cagliari sangat bergantung pada kedisiplinan, ketahanan, dan konsentrasi pertahanan mereka. Tim tuan rumah menghabiskan sebagian besar pertandingan di area pertahanan sendiri, namun mampu memanfaatkan peluang yang datang dengan efektif.
Juventus, meskipun menguasai bola hingga 77.9% dan memiliki akurasi umpan di atas 90%, kesulitan menembus blok pertahanan Cagliari. Dari total 17 tembakan yang dilepaskan, hanya empat yang mengarah tepat sasaran.
Rating Pemain Cagliari
Caprile 6.5; Ze Pedro 6.5, Mina 6.5, Luperto 6.5; Palestra 6.5, Gaetano 6.5, Adopo 6, Mazzitelli 7, Obert 6; Kilicsoy 5 (Borrelli 6), S Esposito 5 (Idrissi 6).
Pemain Terbaik Cagliari: Luca Mazzitelli (7)
Ini menjadi momen yang tepat bagi pemain berusia 30 tahun itu untuk mencetak gol perdananya bagi Cagliari. Satu tembakan akurat dari bola mati sudah cukup bagi tuan rumah untuk meraih kemenangan yang akan dikenang.
Pelatih Cagliari: Fabio Pisacane (7)
Semua aspek kemenangan Cagliari terletak pada disiplin, ketahanan, dan konsentrasi pertahanan. Tim bermain rapat dan berhasil mengunci pergerakan Juventus hingga akhir laga.
Rating Pemain Juventus
Perin 6; Kalulu 5.5, Bremer 6, Kelly 6, Cambiaso 5.5 (Conceicao 6); Locatelli 6 (Zhegrova 5), Koopmeiners 5; McKennie 5.5 (Thuram 6), Miretti 6 (Openda 5.5), Yildiz 6.5 (Adzic n/a); David 5.
Pemain Terbaik Juventus: Kenan Yildiz (6.5)
Performa Yildiz kembali menunjukkan kilasan kualitas luar biasa, meskipun pada akhirnya tidak berbuah manis bagi dirinya maupun rekan setim di lini depan. Ia memiliki kemampuan melewati lawan di ruang sempit dan menciptakan peluang dari situasi yang tak terduga. Delapan dribel sukses dicatatnya malam itu, jauh melampaui pemain lain di lapangan.
Pelatih Juventus: Luciano Spalletti
Juventus benar-benar tidak mampu menembus pertahanan rapat Cagliari. Mereka menghabiskan sebagian besar pertandingan di separuh lapangan lawan, namun frustrasi karena minimnya penyelesaian akhir yang efektif.
Ikuti Ihram.co.id
