Real Madrid resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih mereka, Xabi Alonso, pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Keputusan ini diambil manajemen Los Blancos menyusul kekalahan menyakitkan dari rival abadi mereka, Barcelona, di partai final Piala Super Spanyol.

Alonso meninggalkan Santiago Bernabeu setelah masa bakti yang tergolong singkat. Mantan gelandang legendaris itu baru didatangkan dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Namun, performa tim yang dianggap belum memenuhi ekspektasi membuat kerja sama ini berakhir lebih cepat.

Statistik Performa Xabi Alonso di Real Madrid

Selama kurang lebih delapan bulan membesut klub raksasa Spanyol tersebut, Alonso telah memimpin tim dalam puluhan pertandingan di berbagai kompetisi. Berikut adalah rincian performa Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso:

KategoriJumlah
Pertandingan34
Kemenangan24
Imbang4
Kekalahan6

Detail Kompensasi dan Klausul Kontrak

Meskipun kontrak aslinya berlaku hingga 2028, Real Madrid tidak perlu membayar penuh sisa kontrak tersebut.

Berdasarkan laporan Mundo Deportivo, terdapat klausul khusus dalam kesepakatan Alonso yang diaktifkan saat pemecatan terjadi di tahun pertama.

Real Madrid hanya diwajibkan membayar gaji Alonso untuk satu tahun berjalan. Mengingat gaji Alonso berkisar antara 7 hingga 9 juta euro per tahun, maka nilai kompensasi yang diterima pelatih berusia 44 tahun itu diperkirakan mencapai Rp 138 miliar hingga Rp 177 miliar.

Alvaro Arbeloa Jadi Suksesor

Tidak butuh waktu lama bagi manajemen klub untuk mencari pengganti. Real Madrid langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai entrenador anyar.

Arbeloa merupakan sosok yang tidak asing bagi publik Madrid, mengingat ia adalah mantan rekan setim Alonso baik di Real Madrid maupun Liverpool.

Penunjukan Arbeloa diharapkan mampu memberikan stabilitas instan bagi skuad yang tengah terguncang pasca kekalahan di final. Sementara itu, di tengah gejolak kursi kepelatihan, Real Madrid juga dilaporkan telah meminjamkan pemain muda mereka, Endrick, ke klub Prancis, Lyon, hingga akhir musim untuk menambah jam terbang.