Ihram.co.id — Lima klub Liga Primer Inggris telah mengetahui calon lawan mereka di babak 16 besar Liga Champions. Empat tim, yakni Arsenal, Liverpool, Tottenham, dan Manchester City, berhasil mengamankan posisi delapan besar di fase grup, yang berarti lolos otomatis. Sementara itu, Newcastle United harus berjuang melalui babak play-off.
Fase grup Liga Champions musim ini menyajikan drama dramatis di hari terakhir. Beberapa tim besar seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain harus terdegradasi ke babak play-off. Napoli bahkan tersingkir sepenuhnya, sementara gol penyama kedudukan di menit akhir dari kiper Benfica, Anatoliy Trubin, memastikan tim Jose Mourinho tetap bertahan.
Newcastle United bermain imbang 1-1 melawan PSG, yang membuat mereka harus menghadapi Monaco atau Qarabag dalam laga dua leg pada Februari mendatang untuk memperebutkan satu tempat di babak 16 besar. Jika berhasil lolos, Newcastle berpotensi bertemu Barcelona atau Chelsea.
Potensi Lawan Klub Inggris di Babak 16 Besar
Arsenal, yang tampil impresif sebagai tim pertama yang memenangkan semua delapan pertandingan fase grup sejak format baru diterapkan, akan menghadapi salah satu dari Atalanta, Bayer Leverkusen, Borussia Dortmund, atau Olympiacos. Pasukan Mikel Arteta ini finis di puncak klasemen liga fase grup.
Liverpool dan Tottenham Hotspur, yang finis di posisi ketiga dan keempat, akan berjumpa dengan Juventus, Atletico Madrid, Club Brugge, atau Galatasaray. Liverpool memastikan lolos setelah menghancurkan Qarabag 6-0, sementara Tottenham meraih kemenangan 2-0 atas Frankfurt.
Chelsea akan berhadapan dengan PSG, Newcastle, Monaco, atau Qarabag di babak 16 besar. Kemenangan 3-2 atas Newcastle berkat dua gol Joao Pedro menjadi penentu kelolosan mereka.
Manchester City, yang finis di posisi kedelapan, akan memainkan pertandingan melawan Real Madrid, Inter Milan, Bodo/Glimt, atau Benfica. City mengamankan tiket ke babak gugur setelah mengalahkan Galatasaray 2-0.
Jalur Potensial Menuju Final
Menariknya, Arsenal dan Manchester City berada di segmen undian yang sama, sehingga berpotensi bertemu di babak perempat final. Liverpool dan Tottenham, meski tidak bisa bertemu di perempat final, memiliki kemungkinan berhadapan dengan Chelsea atau Newcastle.
Arsenal, Liverpool, dan Tottenham berhak mendapatkan keuntungan bermain di kandang pada leg kedua babak 16 besar dan perempat final karena finis di empat besar. Arsenal bahkan berpeluang bermain di kandang pada leg kedua semifinal jika berhasil melaju sejauh itu.
Dampak Lolos Otomatis dan Jadwal Padat Newcastle
Menghindari babak play-off memberikan keuntungan besar bagi tim dalam hal waktu pemulihan dan persiapan. Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menekankan pentingnya hal ini. “Itu sangat berarti. Ini memberi kami kesempatan untuk benar-benar bekerja dengan para pemain di lapangan latihan. Saya senang kami lolos dengan cara ini,” ujarnya.
Manajer Newcastle, Eddie Howe, mengakui timnya ingin lolos otomatis. “Tentu saja kami ingin lolos secara otomatis, tetapi kami tidak akan melihat pertandingan itu sebagai hal negatif. Kami berada dalam jadwal yang padat dan telah memainkan banyak pertandingan musim ini, tetapi kami memiliki sekelompok pemain yang sadar dan ini hanyalah tantangan lain yang harus mereka hadapi,” kata Howe.
Bagi Newcastle, mereka harus menghadapi delapan pertandingan di bulan Februari, termasuk empat laga Liga Primer, leg kedua semifinal Piala Liga melawan Manchester City, dan pertandingan Piala FA melawan Aston Villa.
Dalam undian play-off yang dijadwalkan pada Jumat, Jose Mourinho berpotensi kembali menghadapi Real Madrid jika Benfica bertemu dengan tim Spanyol tersebut. Benfica sendiri baru saja mengalahkan Real Madrid 4-2 di Lisbon. Real Madrid terpaksa menjalani play-off setelah kalah 4-2 dari Benfica dan keluar dari delapan besar. Paris Saint-Germain juga harus melalui play-off setelah bermain imbang 1-1 melawan Newcastle di kandang sendiri.
Ikuti Ihram.co.id
