Ihram.co.id — Mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp, melontarkan kritik tajam terhadap penanganan situasi cedera pemainnya yang dinilainya ‘amatir’.
Kesalahan dalam proses pergantian pemain membuat The Reds harus bermain dengan 10 orang selama tujuh menit, momen yang krusial menjelang kebobolan gol kedua dalam kekalahan 3-2 dari Bournemouth.
Insiden bermula saat Joe Gomez mengalami cedera dalam upaya menghalangi tembakan Evanilson yang berujung pada gol pembuka Bournemouth pada menit ke-26.
Meskipun Wataru Endo sudah siap menggantikannya, Liverpool justru melanjutkan pertandingan tanpa mengganti pemain selama tujuh menit.
Situasi ini dimanfaatkan Bournemouth untuk menggandakan keunggulan melalui Alex Jimenez pada menit ke-33. Redknapp menyayangkan lambatnya respons timnya dalam situasi genting tersebut.
“Anda bisa melihat cederanya cukup parah (Joe Gomez), Anda beri dia satu atau dua menit, lalu Anda coba melakukan pergantian pemain. Ini memakan waktu tujuh menit sebelum Liverpool memutuskan untuk melakukan pergantian pemain. Lalu mereka kebobolan gol kedua. Saya merasa ini mengejutkan di zaman sekarang bahwa Anda akan mengalami situasi seperti itu,” ujar Redknapp dikutip dari dailymail.co.uk.
Rekannya, Jamie Carragher, menambahkan bahwa tanggung jawab juga berada di pundak para pemain yang tidak mengambil inisiatif untuk menghentikan permainan demi mendapatkan pengganti.
“Kami sudah memeriksa rekaman pertandingan beberapa kali karena kami ingin memberikan Liverpool keuntungan dari keraguan. (Untuk memeriksa) apakah mereka punya kesempatan untuk menendang bola keluar? Apakah ada pelanggaran? Apakah manajer sudah berbicara kepada pemain dan menjadikannya prioritas bagi semua orang?” kata Carragher.
“Karena saya tidak hanya ingin mengkritik manajer atau staf pelatih. Terkadang Anda sebagai pemain harus mengambil tanggung jawab. Anda sadar Anda bermain dengan 10 orang. Gravenberch sudah turun ke lini belakang, (jadi Anda berpikir): ‘Apa yang bisa kita lakukan tentang ini?’ Tidak ada yang mengatakan, ayo kita keluarkan bola dari permainan, ayo kita masukkan bek tengah. Mereka tidak mengambil kesempatan itu,” lanjutnya.
Carragher juga menyoroti staf pelatih Arne Slot yang dinilainya terkesan memberikan instruksi kepada Endo di saat yang bersamaan seharusnya fokus untuk segera memasukkannya ke lapangan.
“Arne Slot menyuruh para pemainnya untuk mengeluarkan bola sementara seseorang memberi instruksi kepada (Endo). Segera masukkan dia ke lapangan. Sangat penting Anda memasukkannya (Endo). Lepas seragammu dan masuk ke lapangan, kawan,” tegas Carragher.
“Saya menggunakan kata ‘amatir’ saat jeda babak. Ini tidak cukup baik. Endo seharusnya sudah berada di lapangan empat menit lebih awal. Jika dia ada di sana, gol itu tidak akan terjadi,” tambahnya.
Meski demikian, pelatih Liverpool Arne Slot membela keputusannya. Ia menyatakan tidak ada kesempatan untuk memasukkan Endo lebih cepat karena bola tidak keluar dari permainan.
“Kami bermain dengan 10 orang. Anda tidak bisa memasukkan pemain lebih cepat jika bola tidak keluar dari permainan. Saat dia (Gomez) mengatakan dia cedera, dia bilang dia ingin terus mencoba tetapi kemudian dia bilang dia tidak bisa kembali,” jelas Slot.
“Kami menguasai bola dan saat kami kehilangannya, butuh waktu lama, kami tidak bisa melakukan pelanggaran untuk mengeluarkan bola dari permainan,” pungkasnya.
Ikuti Ihram.co.id
