Ihram.co.id — Kekalahan dramatis Timnas Polandia dari Swedia dalam laga playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Rabu (1/4/2026) waktu setempat, tampaknya menjadi pukulan telak bagi kapten timnas, Robert Lewandowski. Usai pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Swedia, penyerang veteran Barcelona itu memberikan sinyal kuat bahwa ia mungkin telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk tim nasional Polandia.
Lewandowski, yang kini berusia 37 tahun, membagikan sebuah unggahan di media sosialnya tak lama setelah kekalahan tersebut. Unggahan tersebut menampilkan foto dirinya melambaikan tangan kepada para penggemar, disertai dengan lagu berjudul “Time to Say Goodbye” (Waktunya untuk Ucapkan Selamat Tinggal). Tindakan ini sontak memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan pensiunnya dari kancah internasional.
Momen Pahit di Stockholm
Pertandingan playoff yang digelar di Friends Arena, Solna, Swedia, berlangsung sangat ketat dan emosional. Swedia berhasil unggul lebih dulu melalui gol Anthony Elanga pada menit ke-20. Polandia sempat menyamakan kedudukan melalui Nicola Zalewski pada menit ke-33, namun Swedia kembali memimpin sebelum jeda lewat sundulan Gustaf Lagerbielke pada menit ke-44.
Di babak kedua, Polandia kembali menunjukkan semangat juang dengan menyamakan kedudukan lagi melalui Karol Swiderski pada menit ke-55. Namun, asa untuk melaju ke Piala Dunia 2026 pupus setelah Viktor Gyokeres mencetak gol kemenangan untuk Swedia pada menit ke-88. Kekalahan ini memastikan Polandia gagal tampil di turnamen akbar sepak bola dunia untuk edisi 2026, sekaligus mengakhiri mimpi Lewandowski untuk bisa tampil di Piala Dunia terakhirnya.
Karier Internasional yang Gemilang
Robert Lewandowski telah menjadi tulang punggung tim nasional Polandia selama bertahun-tahun. Ia tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Polandia, dengan rekor 165 penampilan dan 89 gol. Kepemimpinannya di lini depan telah menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya dan kebanggaan bagi para penggemar.
Meskipun demikian, pencapaian Polandia di Piala Dunia tidak selalu sejalan dengan kualitas individu pemainnya. Lewandowski baru dua kali tampil di Piala Dunia, dengan pencapaian terbaik mencapai babak 16 besar pada edisi 2022. Kegagalan lolos kali ini, apalagi di usia yang sudah tidak muda lagi, tampaknya menjadi titik nadir yang memberatkan bagi sang striker.
Ketidakpastian Masa Depan
Sebelum pertandingan krusial ini, masa depan Lewandowski bersama timnas memang sudah menjadi subjek spekulasi. Pada Januari 2026, ia pernah menyatakan bahwa ia “sangat dekat” dengan akhir karier bermainnya, meskipun belum menetapkan tanggal pasti untuk pensiun. Ia juga sempat menyatakan bahwa ia sedang mempersiapkan diri secara mental dan praktis untuk kehidupan setelah sepak bola.
Selain itu, kontraknya dengan Barcelona juga akan berakhir pada akhir musim 2025/2026. Fabrizio Romano pada November 2025 melaporkan bahwa ada kemungkinan konkret Lewandowski akan meninggalkan Barcelona pada akhir musim, meski ia belum membuat keputusan akhir. Spekulasi mengenai kepindahan ke liga lain atau bahkan pensiun dari sepak bola profesional semakin menguat seiring bertambahnya usia dan tantangan fisik yang dihadapi.
Kekalahan dramatis dari Swedia ini tampaknya menjadi katalisator yang mempercepat keputusannya. Unggahan “Time to Say Goodbye” di media sosialnya menjadi bukti paling nyata akan adanya pergolakan batin yang kuat. Jika Lewandowski benar-benar memutuskan pensiun dari timnas, Polandia akan kehilangan salah satu ikon terbesarnya, dan dunia sepak bola akan kehilangan salah satu striker paling mematikan di generasinya.
Pertandingan melawan Swedia ini menjadi penutup yang emosional bagi karier internasional Lewandowski, yang telah memberikan segalanya untuk negaranya. Keputusan finalnya dinanti oleh para penggemar dan pengamat sepak bola di seluruh dunia.
Ikuti Ihram.co.id
