— Liverpool dilaporkan telah mencapai kesepakatan senilai 60 juta Euro (sekitar Rp970 miliar) untuk merekrut bek muda berbakat, Jeremy Jacquet, dari klub Prancis, Stade Rennais. Keputusan ambisius ini diambil oleh The Reds demi memperkuat lini pertahanan mereka dengan talenta berusia 20 tahun yang menunjukkan statistik menjanjikan.

Pakar transfer kenamaan, Fabrizio Romano, telah mengonfirmasi kepindahan Jacquet ke Anfield dengan tanda khasnya, “Here We Go.” Menurut laporan, seluruh dokumen transfer sedang disiapkan dan pemain asal Prancis tersebut dijadwalkan menjalani tes medis dalam waktu dekat. Liverpool berhasil memenangkan persaingan dengan beberapa klub Eropa besar lainnya yang juga mengincar Jacquet.

Mahar Fantastis untuk Regenerasi Pertahanan

Liverpool tidak ragu menggelontorkan mahar sebesar 60 juta Euro untuk bek tengah berusia 20 tahun tersebut. Angka ini dinilai signifikan untuk pemain seusianya, namun manajemen Liverpool meyakini bahwa potensi dan profil Jacquet sangat sesuai dengan kebutuhan tim. Investasi besar ini mencerminkan ambisi klub untuk terus bersaing di level tertinggi kompetisi domestik maupun Eropa.

Kesepakatan transfer ini mencakup nilai jaminan sebesar 60 juta Euro dengan potensi tambahan 10 hingga 12 juta Euro bergantung pada performa sang pemain. Jacquet sendiri telah menandatangani kontrak hingga 2031, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Meskipun telah resmi diumumkan, Jacquet akan tetap dipinjamkan ke Stade Rennais hingga akhir musim 2025/2026 untuk melanjutkan perkembangannya di Ligue 1 sebelum bergabung dengan skuad Liverpool pada musim panas 2026.

Statistik Gemilang Jacquet di Usia Muda

Keputusan Liverpool untuk mengeluarkan dana besar untuk Jeremy Jacquet sangat didasari oleh statistik impresif yang ditorehkannya di usia muda. Pemain yang memiliki tinggi badan 1,90 meter ini telah menunjukkan kematangan luar biasa di berbagai kompetisi.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Jeremy Jacquet telah mengumpulkan total 7.632 menit bermain di level profesional hingga 31 Januari 2026. Catatan ini sangat luar biasa bagi seorang bek tengah muda. Pada musim 2025/2026 saja, ia telah mencatatkan 1.334 menit bermain dalam 15 penampilan di Ligue 1 untuk Stade Rennais, sebelum mendapatkan kartu merah yang mengakhiri rekor bermain penuhnya. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih untuk bermain reguler di kompetisi seketat Ligue 1 Prancis menunjukkan kedalaman mental dan kualitas fisik yang siap untuk Premier League.

MusimKlubKompetisiPenampilanGolMenit Bermain
25/26Stade RennaisLigue 11501.334′
24/25Stade RennaisLigue 1110929′
24/25Clermont FootLigue 21721.460′
24/25Clermont FootCoupe de France1090′
23/24Clermont FootLigue 160249′
23/24Stade Rennais BNational 390810′
22/23Stade Rennais BNational 22031.671′
22/23Stade Rennais U19Coupe Gambardella51510′
21/22Stade Rennais U19National U1940342′
21/22Stade Rennais U19Coupe Gambardella1171′
Total9377.632′

Kemampuan Jacquet tidak hanya terbatas pada ketahanan fisik dan menit bermain. Ia juga menunjukkan kematangan dalam bermain, kemampuan membaca permainan, dan keunggulan dalam umpan progresif. Kualitas-kualitas ini membuatnya dianggap sebagai bek muda yang langka dan berpotensi besar.

Memenangkan Persaingan Ketat

Kepindahan Jacquet ke Liverpool tidaklah mudah. Klub-klub besar seperti Chelsea dan Bayern Munich juga menunjukkan minat serius untuk mendatangkannya. Laporan menyebutkan bahwa Chelsea sempat menyamai tawaran finansial Liverpool, namun Jacquet akhirnya memilih Anfield karena pertimbangan persaingan di lini pertahanan Chelsea yang lebih padat serta potensi perkembangan karirnya di Liverpool.

Pemain berusia 20 tahun ini telah menjadi bagian dari akademi Rennes sejak usia 14 tahun dan telah menunjukkan perkembangan pesat. Keputusan Liverpool untuk berinvestasi besar pada pemain muda ini menegaskan strategi klub dalam membangun fondasi tim yang kuat untuk masa depan, sekaligus menunjukkan kesiapan mereka untuk menghadapi tantangan di musim-musim mendatang.