PT Siemens Indonesia menyatakan komitmen mempercepat transformasi digital dan transisi energi di Indonesia melalui peluncuran portofolio teknologi generasi terbaru bernama X serta sejumlah kerja sama strategis.

Komitmen itu dipaparkan dalam Siemens Tech Summit 2026 (STS26) yang diadakan Jumat (19/6/2026) dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari kalangan industri, mitra teknologi, dan akademisi.

President Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia Surya Fitri mengatakan STS26 bukan sekadar pamer teknologi, melainkan bertujuan menjadi katalis untuk implementasi nyata.

“Siemens Tech Summit 2026 bukan sekadar ajang pamer teknologi, tetapi menjadi katalis untuk implementasi nyata. Dengan menggabungkan portofolio digital kami dengan kemitraan lokal yang kuat, kami turut menciptakan masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan dan kompetitif,” ujar Surya Fitri.

Platform X diposisikan sebagai platform digital terbuka untuk mempercepat transformasi lintas industri. Beberapa komponen yang dipresentasikan meliputi industrial operations X untuk mendorong manufaktur otonom berbasis data; electrification X yang menghadirkan sistem energi lebih cerdas; Building X untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bangunan; serta Gridscale X untuk mendukung jaringan energi otonom.

Surya Fitri menyebut teknologi-teknologi tersebut didukung oleh sebuah Knowledge Hub yang mencakup aspek pembiayaan, transisi energi, Industrial AI, transformasi digital, keberlanjutan, dan keamanan siber.

Kolaborasi Strategis

Pada kesempatan yang sama, Siemens menandatangani nota kesepahaman strategis dengan Accenture, PLN Enjiniring, dan Telkomsel. Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat digitalisasi industri di dalam negeri.

“Inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen Siemens dalam mengembangkan talenta masa depan serta mendukung transisi Indonesia menuju sistem energi yang lebih tangguh dan berkelanjutan,” kata Surya.

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, Siemens juga menjalin kemitraan dengan tujuh universitas di Indonesia dengan menyediakan perangkat lunak PSS SINCAL untuk mendukung simulasi sistem tenaga listrik dan pendidikan teknik lanjutan.

Universitas penerima paket perangkat lunak itu antara lain Sekolah Teknik Elektro & Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), dan Universitas Brawijaya (UNBRAW).

Surya menegaskan inisiatif kemitraan akademik tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Siemens untuk menyiapkan talenta masa depan serta mendukung transformasi sektor kelistrikan menuju sistem yang lebih tangguh dan berkelanjutan.