Ihram.co.id — Sriwijaya FC akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan pergantian di posisi pelatih kepala pada kompetisi Liga 2 Championship 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah performa tim dinilai jauh dari harapan dan terus mengalami hasil buruk sepanjang musim.
Manajemen klub berharap perubahan di kursi pelatih dapat memberikan dampak signifikan terhadap performa Laskar Wong Kito. Dengan pengalaman pelatih baru, Sriwijaya FC diharapkan bisa bangkit dan keluar dari tren negatif yang menghantui mereka.
Rekam Jejak Buruk Budi Sudarsono Bersama Sriwijaya FC
Budi Sudarsono sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Sriwijaya FC pada 21 Oktober 2025. Debutnya terjadi lima hari kemudian saat menghadapi Bekasi City, namun laga tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3 bagi Sriwijaya FC.
Pada pertandingan kedua melawan Sumsel United pada 2 November 2025, Budi berhasil membawa timnya meraih hasil imbang 1-1. Namun, hasil tersebut menjadi satu-satunya poin yang mampu dikumpulkan selama masa kepelatihannya.
Setelah itu, Sriwijaya FC terus menelan kekalahan demi kekalahan. Bahkan, tim sering kalah dengan skor telak dan tercatat enam kali kebobolan lima gol atau lebih dalam satu pertandingan.
Kekalahan 0-15 Jadi Pukulan Terberat Musim Ini
Kekalahan paling memalukan terjadi saat Sriwijaya FC dihajar Adhiyaksa FC dengan skor 0-15. Hasil tersebut menjadi kekalahan terbesar yang dialami klub Championship musim ini.
Secara keseluruhan, Budi Sudarsono telah memimpin Sriwijaya FC dalam 12 pertandingan. Dalam periode tersebut, tim kebobolan 56 gol dan hanya mampu mencetak tujuh gol ke gawang lawan.
Manajemen Sriwijaya FC Putuskan Akhiri Kerja Sama
Direktur Olahraga Sriwijaya FC, Anggoro Prajesta, mengonfirmasi bahwa pihak klub tengah membahas pengakhiran kontrak Budi Sudarsono. Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
“Iya, sedang dibahas untuk pengakhiran kontrak bersama coach Budi Sudarsono,” ujar Anggoro.
Iwan Setiawan Dipilih Sebagai Pelatih Baru
Sebagai pengganti, Sriwijaya FC menunjuk Iwan Setiawan sebagai pelatih kepala baru. Pelatih berusia 67 tahun tersebut dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia kepelatihan, termasuk pernah menangani Timnas U-23 Indonesia dan Persija Jakarta.
“Iwan Setiawan akan naik menjadi pelatih Sriwijaya FC yang baru,” tambah Anggoro.
Target Bangkit dan Keluar dari Tren Negatif
Pergantian pelatih ini diharapkan bisa membawa perubahan signifikan bagi Sriwijaya FC. Manajemen menegaskan bahwa keputusan ini merupakan hasil evaluasi strategis demi menjaga stabilitas tim.
“Hasil evaluasi manajemen pastinya. Perlu penyegaran tanpa melupakan efisiensi yang sedang dilakukan. Semua sudah dikalkulasi agar tim bisa bertahan dan tidak menjadi bulan-bulanan,” tutup Anggoro.
Ikuti Ihram.co.id
