JAKARTAReal Madrid resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso pada Senin (12/1/2026). Legenda Los Blancos, Guti, meyakini bahwa alasan utama di balik pemecatan pelatih berusia 44 tahun tersebut bukanlah faktor teknis, melainkan dinamika ruang ganti yang tidak kondusif.

Perjalanan Singkat di Santiago Bernabeu

Alonso hanya menjalani masa bakti yang sangat singkat bersama Real Madrid. Ditunjuk pada awal musim ini, ia harus melepaskan jabatannya hanya dalam waktu kurang dari tujuh bulan.

Kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Eropa menjadi pemicu utama manajemen mengambil keputusan tegas tersebut.

Xabi Alonso Dinilai Dipecat Real Madrid Karena Dinamika Ruang Ganti. (foto: Reuters/susana Vera)
Xabi Alonso dinilai dipecat Real Madrid karena dinamika ruang ganti. (Foto: REUTERS/Susana Vera)

Namun, di balik hasil di lapangan, isu keretakan hubungan antara Alonso dan para pemain bintang menjadi sorotan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Alonso dikabarkan tidak akur dengan beberapa penggawa Madrid, salah satunya adalah bintang asal Brasil, Vinicius Junior.

Analisis Guti Terkait Suasana Tim

“Saat ruang ganti tidak bahagia dengan pelatih, hal itu akan terlihat jelas saat latihan maupun dalam pertandingan. Saya kira itulah yang memicu kepergian Xabi,” ujar Guti sebagaimana dikutip dari DAZN.

Guti menambahkan bahwa jika dilihat dari sisi performa, statistik Alonso sebenarnya tidak buruk. Ia membandingkan pencapaian Alonso dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick, yang memiliki catatan serupa dalam jumlah pertandingan yang sama.

“Saya rasa, jika alasannya adalah gaya bermain atau apa yang dilakukan di lapangan, statistik Flick di Barcelona memiliki hasil akhir yang hampir sama dengan Alonso dalam 34 pertandingan,” jelasnya.

“Fakta bahwa dia memenangi banyak pertandingan bukan hal buruk baginya. Tapi, memang benar ada banyak rumor yang menyebutkan bahwa dia tidak cocok dengan suasana ruang ganti,” tambah Guti.

Statistik Performa Xabi Alonso

Selama menahkodai Real Madrid, Alonso tercatat mendampingi tim dalam 34 pertandingan di berbagai kompetisi. Berikut adalah rincian performa tim di bawah arahannya:

KategoriJumlah
Pertandingan34
Kemenangan24
Hasil Imbang4
Kekalahan6

Torehan 24 kemenangan dari 34 laga sebenarnya merupakan catatan yang cukup impresif untuk musim perdana seorang pelatih di Santiago Bernabeu. Namun, ketegangan internal tampaknya menjadi beban yang terlalu berat bagi manajemen untuk dipertahankan.