— Liverpool berhasil mengakhiri rekor kandang tak terkalahkan Sunderland di Stadium of Light setelah meraih kemenangan tipis 1-0 dalam pertandingan Premier League pekan ke-26, Kamis (12/02/2026). Gol tunggal Virgil van Dijk di menit ke-61 memanfaatkan umpan sepak pojok Mohamed Salah memastikan tiga poin untuk The Reds, namun performa impresif Florian Wirtz di lini tengah kembali mencuri perhatian, bahkan menuai pujian setinggi langit dari legenda Liverpool, Steven Gerrard.

Kemenangan ini terasa krusial bagi Liverpool yang berusaha menjaga momentum dalam perburuan posisi empat besar klasemen Premier League. Sunderland, yang sebelumnya tak terkalahkan di kandang sepanjang musim, terpaksa mengakui keunggulan tim tamu.

Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, Liverpool sempat kesulitan menemukan penyelesaian akhir yang efektif. Dari 22 tembakan yang dilepaskan, hanya tiga yang mengarah tepat sasaran sebelum Van Dijk memecah kebuntuan.

Wirtz Jadi Motor Serangan Liverpool

Di tengah jalannya pertandingan yang ketat, Florian Wirtz tampil sebagai pemain kunci yang menghidupkan serangan Liverpool. Meskipun tidak mencetak gol atau assist, kontribusinya dalam menciptakan peluang dan mengalirkan bola sangat vital.

Wirtz, yang didatangkan dengan mahar 116 juta pounds dari Bayer Leverkusen pada Juni 2025, perlahan membuktikan kualitasnya setelah sempat menghadapi periode adaptasi di awal musim.

Pergerakan tanpa bola, sentuhan pertama yang mumpuni, dan kecerdasan taktisnya dalam membaca ruang membuat permainan Liverpool menjadi lebih dinamis. Wirtz tercatat sebagai pemain Liverpool yang paling banyak melepaskan tembakan (empat kali) dan memaksa kiper Sunderland melakukan penyelamatan terbanyak di babak pertama. Ia bahkan sempat membentur tiang gawang dan nyaris mencetak gol pembuka bagi timnya.

Gerrard Terpukau dengan Kualitas Wirtz

Penampilan gemilang Wirtz tak luput dari pengamatan Steven Gerrard, yang kini aktif sebagai analis sepak bola. Mantan kapten Liverpool itu memberikan pujian tinggi kepada gelandang muda Jerman tersebut. Gerrard menilai level teknis Wirtz sudah berada di level dunia dan memiliki potensi besar untuk menjadi superstar global di masa depan.

“Dari pertandingan ke pertandingan ia terus berkembang dan semakin membaik setelah awal yang sulit. Label harga yang besar dan banyak tekanan – langkah besar baginya,” ujar Gerrard, seperti dilansir Liverpool Echo. Ia menambahkan, “Dalam hal level teknik anak ini, itu kelas dunia. Ia memiliki masa depan yang cerah. Ia sangat menarik untuk ditonton. Di area sempit, sentuhan pertamanya, kesadarannya akan lingkungan sekitarnya sangat luar biasa.”

Kecerdasan Taktis dan Keinginan Bermain Bersama

Lebih lanjut, Gerrard menyoroti kecerdasan taktis Wirtz, terutama kemampuannya bermain di ruang sempit dan selalu aktif mencari ruang untuk menciptakan peluang. Kualitas ini dinilai sangat ideal untuk atmosfer Premier League yang menuntut tempo tinggi dan kecerdikan. Gerrard bahkan mengaku sangat ingin bermain satu tim dengan Wirtz jika ia masih aktif sebagai pemain.

“Ia selalu berusaha menciptakan gol dan mencoba mencetak gol. Bagi saya, saya selalu menonton pemain dan berpikir, ‘Apakah saya ingin bermain dengannya?’ dan saya akan senang bermain dengan anak ini,” aku Gerrard.

Pujian Gerrard ini semakin menegaskan bahwa Wirtz, meski sempat diragukan di awal kedatangannya, kini telah menjadi elemen krusial dalam skuad Liverpool asuhan Arne Slot. Sejak didatangkan, Wirtz telah mencatatkan 25 penampilan dan mencetak 4 gol untuk Liverpool di berbagai kompetisi.

Akhir Rekor Kandang Sunderland

Kemenangan atas Sunderland ini tidak hanya penting dari sisi perolehan poin, tetapi juga mengakhiri catatan impresif tuan rumah yang belum pernah kalah di kandang musim ini. Dengan hasil ini, Liverpool semakin memperkecil jarak dengan tim-tim di zona Liga Champions, sementara Sunderland tertahan di peringkat ke-11 klasemen.