Hyundai resmi menghadirkan cara baru menggunakan mobil listrik di Indonesia tanpa harus membelinya. Melalui program bertajuk Hyundai Subscribe, konsumen kini dapat memakai kendaraan listrik Hyundai dengan sistem berlangganan bulanan.

Program ini diluncurkan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersama Hyundai Solusi Mobilitas dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Rabu (11/2). Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Pasifik yang menghadirkan skema berlangganan resmi dari Hyundai.

President Director PT Hyundai Solusi Mobilitas, Kenny Lee, menyebut langkah ini sebagai terobosan dalam model bisnis otomotif di kawasan Asia Pasifik.

“Hyundai Subscribe menawarkan cara fleksibel bagi konsumen kami untuk menikmati teknologi terbaru tanpa batasan kepemilikan tradisional. Program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya di kawasan Asia Pasifik, dan Indonesia menjadi negara pertama,” ujar Kenny dalam pernyataan resminya.

Respons Perubahan Pola Konsumsi

Hyundai menilai peluncuran program ini sejalan dengan perubahan pola pikir masyarakat Indonesia dalam memandang kepemilikan kendaraan. Konsumen kini tidak lagi selalu mengutamakan kepemilikan penuh, melainkan mulai mempertimbangkan fleksibilitas dan efisiensi biaya.

General Manager Hyundai Solusi Mobilitas, Wahyu Seto, menjelaskan bahwa berdasarkan studi internal perusahaan, minat terhadap model penggunaan kendaraan berbasis langganan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Menurut studi kami, masyarakat Indonesia sudah mulai terbuka terhadap konsep subscribe. Mereka ingin alternatif dalam menggunakan mobil tanpa harus terikat kepemilikan jangka panjang,” kata Wahyu.

Model ini juga dinilai relevan dengan tren global mobility-as-a-service (MaaS), termasuk dalam ekosistem kendaraan listrik yang tengah berkembang pesat.

Dua Model EV: Ioniq 5 dan Ioniq 5 N

Pada tahap awal, Hyundai Subscribe tersedia untuk dua model kendaraan listrik murni (battery electric vehicle/BEV), yakni Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Ioniq 5 N.

Ioniq 5 merupakan SUV listrik berbasis platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) yang dirancang untuk kebutuhan harian dan keluarga. Model ini mendukung pengisian daya cepat serta menawarkan kabin lega dengan fitur teknologi modern.

Sementara itu, Ioniq 5 N hadir sebagai varian performa tinggi yang mengedepankan karakter sporty, tenaga besar, serta akselerasi responsif bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara lebih dinamis.

Hyundai membuka peluang untuk menambah model lain dalam program ini sesuai dengan permintaan pasar ke depan.

Biaya Bulanan Tetap Tanpa Hidden Cost

Melalui skema Hyundai Subscribe, konsumen cukup membayar biaya bulanan tetap tanpa perlu mengeluarkan dana besar di awal seperti uang muka atau DP.

Seluruh biaya sudah mencakup:

  • Asuransi kendaraan
  • Servis dan perawatan berkala
  • Perbaikan kerusakan
  • Penggantian unit sementara jika kendaraan harus menginap di bengkel
  • Roadside Assistance
  • EV Support Services, termasuk bantuan saat baterai habis di jalan

“Semua termasuk dalam biaya bulanan tanpa hidden cost. Kami ingin memberikan peace of mind bagi pelanggan,” ujar Wahyu.

Skema berlangganan tersedia mulai dari 12 bulan dengan opsi perpanjangan hingga 24–36 bulan. Konsumen juga dapat melakukan upgrade atau pergantian model selama masa berlangganan, serta memiliki opsi membeli unit yang digunakan di akhir kontrak.

Selama gelaran IIMS 2026, Hyundai menawarkan harga berlangganan spesial mulai dari Rp15 juta per bulan. Pengunjung pameran dapat melakukan konsultasi langsung dan test drive untuk mengetahui detail program.

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Hyundai dengan memilih model kendaraan, menentukan skema berlangganan, lalu menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan.

Dorong Adopsi Kendaraan Listrik

Peluncuran Hyundai Subscribe dinilai memperkuat komitmen Hyundai dalam mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan skema tanpa kepemilikan penuh, Hyundai berharap lebih banyak konsumen dapat merasakan pengalaman menggunakan mobil listrik tanpa beban biaya awal besar maupun komitmen jangka panjang.

Program ini sekaligus menandai perubahan pendekatan industri otomotif di Tanah Air, dari model kepemilikan tradisional menuju solusi mobilitas yang lebih fleksibel dan berbasis kebutuhan pengguna.