Ihram.co.id — Juara dunia MotoGP saat ini, Marc Marquez, menutup tes pramusim 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, dengan perasaan puas terhadap pekerjaan yang telah dilakukan bersama Ducati GP26. Namun, pembalap Spanyol itu tetap waspada karena ada beberapa rider yang menunjukkan kecepatan lebih tinggi.
Tes ini menjadi penampilan pertama Marquez di MotoGP sejak musim 2025 berakhir lebih awal akibat insiden di Grand Prix Indonesia pada Oktober lalu. Meski sempat memimpin sesi hari pertama, ia menutup tes gabungan tiga hari di posisi keempat di belakang Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi.
Baca Juga: Hasil Tes Pramusim MotoGP 2026 Hari Ketiga Sesi Kedua: Alex Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Evaluasi Ducati GP26 dan Kondisi Fisik
Marquez menilai pengembangan Ducati GP26 berjalan “dalam jalur yang baik” dan memberikan data berharga bagi tim.
“Tidak buruk. Secara bertahap kami mencoba beberapa hal, dan kami keluar dengan informasi yang cerdas,” katanya kepada MotoGP After the Flag.
Ia menambahkan bahwa sensasi fisik terbaik dirasakan pada hari pertama sore, meski kondisi tes di hari berikutnya semakin menuntut.
“Tes ini padat. Hujan kemarin dan hari ini kami melakukan banyak lap. Besok saya pasti lelah, tapi ada waktu untuk pulih,” ujar Marquez.
Marquez mengalami crash pertama musim ini pada awal hari ketiga, saat motor Ducati tergelincir di Tikungan 1. Ia menyebut penyebabnya adalah percobaan paket aero baru yang mengubah keseimbangan motor dan membuatnya kehilangan kontrol.
“Crash itu bagian dari proses evaluasi. Kami mencoba beberapa hal baru, dan tentu ada risiko. Namun, tiga hari ini sangat berguna untuk mengetahui arah pengembangan Ducati,” jelas Marquez.
Fokus ke Tes Buriram Jelang Musim Baru
Marquez menekankan bahwa tes pramusim di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026 akan menjadi lebih penting daripada Sepang untuk menentukan kesiapan Ducati menjelang balapan pertama.
“Tes di Thailand akan menentukan posisi Ducati, hanya empat hari sebelum seri pembuka. Di Sepang kami dapat data, tapi masih harus meningkatkan pace,” ujarnya.
Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP Sepang 2026 Resmi Tuntas, Alex Marquez Jadi Pembalap Paling Konsisten
Ia juga menekankan bahwa kondisi lintasan Sepang pada tes berbeda dengan saat balapan musim lalu karena jumlah lapisan karet yang lebih sedikit, sehingga data yang diperoleh harus dianalisis secara hati-hati.
Meski menghadapi kendala ini, ia tetap optimistis dan menegaskan akan terus bekerja untuk menemukan kecepatan optimal serta menjaga konsistensi sebelum musim baru dimulai.
Ikuti Ihram.co.id
