— Gemuruh dukungan di Indonesia Arena berakhir dengan keheningan yang mengharukan. Timnas Futsal Indonesia harus mengubur mimpi mengangkat trofi juara Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah secara dramatis dari sang raja futsal Asia, Iran, melalui babak adu penalti.

Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan mengingat Skuad Garuda tampil luar biasa sepanjang 50 menit pertandingan waktu normal ditambah babak tambahan yang berakhir dengan skor imbang 5-5. Meski gagal juara, perjuangan anak asuh pelatih Timnas Indonesia layak mendapatkan apresiasi setinggi langit.

Pertandingan dimulai dengan kejutan saat Iran mencetak gol cepat lewat H. Tayebi. Namun, Indonesia merespons dengan mentalitas baja. Reza Gunawan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 memanfaatkan kesalahan kiper lawan, disusul Israr yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat umpan Habibie.

Indonesia bahkan sempat menjauh 3-1 lewat gol kedua Israr melalui skema serangan balik cepat. Namun, drama terjadi jelang turun minum. Habibie yang sempat menjadi pahlawan dengan menepis penalti Iran, melakukan kesalahan yang berujung gol tendangan bebas M. Karimi. Skor 3-2 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Iran menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Samuel Eko sempat menghidupkan asa juara lewat golnya di menit ke-24 yang membawa Indonesia kembali unggul 4-3.

Namun, pengalaman berbicara. Iran menerapkan strategi power play di sisa waktu yang sempit. Strategi ini berhasil membongkar pertahanan rapat Indonesia, mengubah skor menjadi 4-4, dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Puncak ketegangan terjadi di babak perpanjangan waktu. Israr tampil fenomenal dengan mencetak gol ketiganya alias hattrick di dua menit terakhir babak tambahan kedua, mengubah skor menjadi 5-4. Gelar juara seakan sudah di depan mata.

Sayangnya, takdir berkata lain. Hanya beberapa detik berselang, Iran kembali menyamakan kedudukan menjadi 5-5 memanfaatkan kelengahan transisi pemain Indonesia yang masih dalam euforia.

Laga pun harus ditentukan lewat babak adu penalti. Di fase tos-tosan ini, keberuntungan belum berpihak pada Timnas Indonesia. Eksekutor Iran menunjukkan ketenangan luar biasa, sementara penendang Indonesia gagal menjalankan tugasnya.

Kekalahan ini memastikan Iran kembali bertahta sebagai juara Asia. Meski demikian, status runner-up Piala Asia Futsal 2026 tetap menjadi pencapaian prestisius dan membanggakan bagi futsal Indonesia. Terima kasih, Garuda!