Ihram.co.id — Tottenham Hotspur akan menjamu Newcastle United di Tottenham Hotspur Stadium pada Rabu (11/2/2026) pukul 02:30 WIB, dalam pertandingan krusial lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026. Kedua tim sama-sama tengah dilanda krisis performa dan berjuang untuk keluar dari papan tengah bawah klasemen, bahkan terancam menelan kekalahan kesebelas mereka musim ini.
Perjalanan Tottenham Hotspur di musim ini diwarnai oleh berbagai masalah, mulai dari skuad yang terus menipis akibat cedera hingga performa yang tidak konsisten. Rangkaian empat laga tanpa kekalahan mereka baru saja terhenti setelah tumbang 0-2 dari Manchester United pada Sabtu lalu. Kekalahan tersebut menjadi yang ke-10 bagi Spurs di liga musim ini, diperparah dengan cedera yang dialami Destiny Udogie.
Bencana dan kehancuran seolah menjadi gambaran perjalanan domestik Tottenham musim 2025-26 di bawah asuhan Thomas Frank. Kartu merah Cristian Romero dalam laga melawan Manchester United menjadi episode terbaru dari saga panjang masalah pertahanan tim. Kekalahan dari Manchester United juga menandai laga kelima beruntun di Liga Inggris di mana Tottenham kebobolan setidaknya dua gol.
Situasi Kritis Tottenham Hotspur
Liga Champions sejauh ini menjadi pelarian bagi para pendukung Tottenham. Namun, dengan babak 16 besar yang masih beberapa pekan lagi, fokus utama Thomas Frank kini adalah menghindari terpuruk lebih dalam ke jurang degradasi. Tim berjuluk The Lilywhites ini kini hanya unggul enam poin dari West Ham United yang berada di peringkat ke-18, setelah gagal menang dalam tujuh laga Liga Inggris terakhir dan hanya sekali menang dalam 11 laga kandang terakhir di Tottenham Hotspur Stadium.
Badai cedera juga semakin memperparah kondisi Tottenham. Sejumlah pemain kunci seperti James Maddison, Destiny Udogie, Pedro Porro, Richarlison, Dejan Kulusevski, Rodrigo Bentancur, Ben Davies, Lucas Bergvall, Kevin Danso, dan Mohammed Kudus dipastikan absen.
Selain itu, kapten tim Cristian Romero juga harus menjalani skorsing empat pertandingan akibat kartu merah yang diterimanya saat melawan Manchester United. Sedikit kabar baik datang dari kemungkinan kembalinya Djed Spence dari cedera betis, namun rekrutan anyar Souza hampir pasti menjalani debut penuh sebagai bek kiri jika Spence belum siap.
Newcastle United Juga Terluka
Situasi tak kalah genting juga dialami oleh Newcastle United. Tim asuhan Eddie Howe ini baru saja menelan kekalahan dramatis 2-3 di kandang sendiri dari Brentford, yang mengakhiri rangkaian empat laga tak terkalahkan mereka di semua kompetisi. Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga beruntun di semua kompetisi, setelah sebelumnya tumbang dari Liverpool dan Manchester City.
Newcastle kini terdampar di paruh bawah klasemen Liga Inggris, meskipun secara matematis masih lebih dekat ke enam besar ketimbang zona degradasi. Pelatih Eddie Howe mengakui performa timnya tengah berada di bawah standar dalam periode sulit ini. Masalah tandang kembali menghantui Newcastle. Sepanjang musim 2025-26, mereka hanya mampu mencetak lebih dari satu gol dalam dua laga tandang liga, yakni saat melawan Everton dan Burnley.
Dari sisi kebugaran pemain, Newcastle relatif lebih beruntung. Tak ada tambahan cedera baru usai kekalahan dari Brentford, meskipun Lewis Miley masih diragukan. Namun, Joelinton, Emil Krafth, dan Anthony Gordon diperkirakan belum pulih, sementara Tino Livramento dan Fabian Schar dipastikan absen panjang.
Rekor Pertemuan dan Harapan
Meskipun kedua tim tengah dalam performa yang buruk, Newcastle memiliki catatan positif kontra Tottenham. Mereka berhasil meraih lima kemenangan dari tujuh pertemuan terakhir di Liga Inggris. Namun, pertemuan terakhir berakhir imbang 2-2 berkat dua gol Romero, yang kini justru absen.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim untuk meraih poin penuh. Tottenham membutuhkan kemenangan untuk memberikan ruang bernapas dan menjauhkan diri dari zona degradasi. Sementara itu, Newcastle berupaya menjaga asa untuk menembus posisi sepuluh besar atau bahkan enam besar. Duel dua tim yang sedang terpuruk ini diprediksi akan berjalan ketat, dengan kedua tim sama-sama berambisi untuk mengakhiri tren negatif mereka.
Ikuti Ihram.co.id
