Ihram.co.id — Tottenham Hotspur tengah menghadapi periode paling krusial dalam upaya mereka bertahan di Liga Inggris. Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa di musim 2025/2026, setiap laga akan terasa seperti final bagi skuad asuhan Igor Tudor ini. Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest di kandang sendiri pada pekan ke-31 semakin memperdalam krisis yang melanda klub, menempatkan mereka di peringkat 17 klasemen sementara, hanya satu poin di atas zona degradasi.
Situasi ini mengharuskan Tottenham Hotspur untuk segera bangkit dan menunjukkan performa terbaik mereka. Perjuangan keras dan konsistensi menjadi kunci utama untuk menghindari jurang degradasi yang semakin nyata. Hasil buruk yang terus menghantui, termasuk rentetan tanpa kemenangan di tahun 2026, telah membuat para pemain dan staf pelatih berada di bawah tekanan luar biasa. Pelatih interim Igor Tudor telah berulang kali menekankan pentingnya para pemain untuk mengambil tanggung jawab dan berjuang habis-habisan di sisa musim ini.
Jadwal Padat dan Lawan Berat Menanti
Tujuh pertandingan sisa Tottenham Hotspur dipenuhi dengan lawan-lawan yang tidak bisa dianggap remeh. Skuad asuhan Tudor dijadwalkan akan menghadapi Sunderland (tandang), Brighton & Hove Albion (kandang), Wolverhampton Wanderers (tandang), Aston Villa (tandang), Leeds United (kandang), Chelsea (tandang), dan Everton (kandang). Jadwal ini menunjukkan bahwa setiap pertandingan akan menjadi ujian berat yang menguji mental dan kemampuan skuad.
Pertandingan melawan tim-tim yang juga berjuang di papan bawah, seperti Leeds United dan Nottingham Forest, akan menjadi laga “enam poin” yang krusial. Kemenangan dalam laga-laga tersebut dapat memberikan dorongan signifikan dalam perolehan poin dan mental tim, sementara kekalahan dapat berakibat fatal bagi kans bertahan di Liga Inggris.
Rentetan Hasil Buruk dan Rekor Kelam
Tottenham Hotspur tercatat sebagai satu-satunya tim di Liga Inggris yang belum meraih kemenangan di tahun 2026. Rentetan 13 pertandingan liga tanpa kemenangan (5 imbang, 8 kalah) menyamai rekor terburuk kedua dalam sejarah klub, yang pernah terjadi pada November 1912. Catatan ini menunjukkan kedalaman krisis yang dialami tim, yang musim lalu masih berkompetisi di Liga Champions.
Selain itu, rekor kandang Tottenham musim ini juga menjadi sorotan. Mereka memiliki rekor kandang terburuk di Liga Inggris, hanya memenangkan dua dari 16 pertandingan yang dimainkan di Tottenham Hotspur Stadium. Kekalahan dari Nottingham Forest, yang merupakan kekalahan kandang keempat berturut-turut, memperpanjang rekor tanpa kemenangan di kandang menjadi delapan laga.
Pesan Pelatih dan Harapan Bertahan
Di tengah situasi sulit ini, Igor Tudor terus berupaya membangkitkan semangat juang para pemainnya. Ia menekankan bahwa para pemain harus memilih untuk “berjuang atau menangis” dan tidak menjadi korban dari keadaan. Tudor mengingatkan bahwa tekanan dalam sepak bola profesional tidak sebanding dengan tekanan yang dihadapi oleh profesi lain, dan para pemain harus siap bertanggung jawab serta menunjukkan keberanian.
“Seperti segala sesuatu dalam hidup, Anda bisa memilih cara melihat situasi. Anda bisa menangis atau Anda bisa berjuang. Anda bisa menjadi korban atau Anda bisa mengubah sesuatu. Ini adalah pesan yang saya komunikasikan kepada para pemain,” ujar Tudor. Ia menambahkan bahwa tim harus bersatu dan fokus pada diri mereka sendiri, bukan pada faktor eksternal yang dapat menurunkan moral.
Bek Tottenham, Cristian Romero, juga menyuarakan pentingnya fokus pada laga-laga sisa. Ia menyebut tujuh pertandingan terakhir sebagai “tujuh final” yang harus dijalani dengan penuh determinasi. Pernyataan ini mencerminkan kesadaran tim akan gentingnya situasi dan perlunya pengerahan seluruh kemampuan untuk meraih poin demi poin.
Posisi di Klasemen dan Ancaman Degradasi
Saat ini, Tottenham Hotspur menduduki peringkat 17 dengan 30 poin dari 31 pertandingan. Mereka hanya unggul satu poin dari West Ham United (29 poin) dan Nottingham Forest (32 poin) yang berada di zona degradasi bersama Burnley (20 poin) dan Wolverhampton Wanderers (17 poin). Leeds United berada di posisi aman dengan 33 poin.
Persaingan di papan bawah klasemen sangat ketat, dengan beberapa tim yang berdekatan posisinya. Pertandingan antar tim yang berjuang menghindari degradasi akan menjadi penentu krusial. Tottenham Hotspur harus segera memutus tren negatif mereka dan meraih hasil positif agar tidak mengikuti jejak tim-tim yang terdegradasi ke Championship.
Ikuti Ihram.co.id
