— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 17 RT di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir pada Rabu (28/1/2026) malam. Hujan deras yang mengguyur ibu kota menyebabkan luapan Kali Ciliwung dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

Data tersebut dihimpun BPBD DKI Jakarta hingga pukul 21.00 WIB. Banjir merendam sejumlah titik di Kelurahan Pejaten Timur, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, hingga Cililitan.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi jumlah wilayah yang terdampak kenaikan debit sungai tersebut. “BPBD mencatat saat ini terdapat 17 RT,” ujar Yohan kepada wartawan, mengutip dri Detik.com.

Sebaran Wilayah Terdampak Banjir

Di Jakarta Selatan, banjir melanda 3 RT di Kelurahan Pejaten Timur. Ketinggian air di kawasan tersebut tercatat mencapai 40 sentimeter yang disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung.

Sementara itu, sebaran banjir di Jakarta Timur mencakup 14 RT yang tersebar di empat kelurahan dengan rincian sebagai berikut:

  • Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
  • Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
  • Kelurahan Cawang: 5 RT
  • Kelurahan Cililitan: 1 RT

Ketinggian air di wilayah Jakarta Timur dilaporkan bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga titik tertinggi 80 sentimeter. Berdasarkan laporan BPBD, luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama genangan di seluruh titik tersebut.

Upaya Penanganan dan Koordinasi

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir di setiap wilayah terdampak. Petugas di lapangan melakukan pemantauan debit air secara berkala untuk memperbarui informasi terkini kepada masyarakat.

Selain pemantauan, BPBD melakukan koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Sinergi antarinstansi ini ditujukan untuk melakukan penyedotan air di lokasi banjir.

Petugas juga dikerahkan untuk memastikan tali-tali air di sekitar area pemukiman berfungsi dengan baik agar air dapat mengalir secara optimal. Seluruh personel tetap bersiaga di lokasi guna memitigasi dampak hujan deras yang mengguyur Jakarta.

Informasi sebaran titik banjir dan perkembangan penanganan genangan tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.